Berita

Rieke Dyah Pitaloka dan Valencya/RMOLJabar

Politik

Perjuangan Valencya Dapatkan Keadilan Didukung Anggota DPR RI

JUMAT, 19 NOVEMBER 2021 | 04:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perjuangan Valencya, seorang ibu di Karawang yang dituntut satu tahun penjara karena mengomeli suaminya yang sering mabuk-mabukan, untuk mencari keadilan mendapat dulungan dari anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Dyah Pitaloka. Politikus asal kota Garut ini berjanji akan all out membela Valencya.

“Saya secara pribadi support terhadap keluarga itu,” tegasnya kepada Kantor Berita RMOLJabar di Sekretariat PWI Karawang, Kamis (18/11).

Rieke minta anak-anak Valencya tidak malu atas kasus hukum yang menjerat ibu mereka, dan selalu bangga terhadap sosok yang melahirkan mereka.


"Saya juga bangga sama Bu Valen serta keluarganya, InsyaAllah ibu tidak sendiri," ucapnya.

Selain itu, Rieke juga akan mengadvokasi Valen dan keluarganya meski situasi penyidikan terus berkembang. Ia juga akan menggalang dukungan dari rekan-rekannya bagi perjuangan Valencya.

“Mudah-mudahan kalau kita bisa bergerak bersama, kota akan menggalang dukungan sebanyak-banyaknya untuk ibu Valen,” ujarnya.

Menurut anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan itu, ia akan menggalang petisi untuk mencegah kasus yang menimpa Valen tak terulang kembali.

Rieke ingin semua petugas  yang terkait dengan kasus Valen bisa membuktikan diri pada masyarakat bahwa pihaknya tak terlibat praktik jual beli hukum. Dia ingin petugas yang terbukti melakukan praktek kotor tersebut dihukum seberat-beratnya.

“Tapi kalau ada, bukan hanya dimutasi, juga dicopot lah,” tegas Rieke.

Sementara itu, Valen sendiri berharap kasus ini segera usai dan tidak berlarut-larut.

"Harapan utama kami adalah bebas murni biar bisa beraktivitas serta membesarkan anak-anak," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya