Berita

Upacara pemakaman Praka (Mar) Hamid Dwi Ismail di TPU Way Dadi, Lampung, Minggu, 1 Februari 2026. (Foto: RMOLLampung)

Nusantara

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

MINGGU, 01 FEBRUARI 2026 | 22:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Isak tangis keluarga mengiringi pemakaman Praka Marinir Anumerta Hamid Dwi Ismail di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Kelurahan Way Dadi, Bandar Lampung, Minggu, 1 Februari 2026.

Almarhum merupakan salah satu korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Ia sebelumnya dilaporkan hilang saat latihan di Cisarua dan baru ditemukan tak bernyawa.

Dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung, tangis keluarga pecah sejak mobil ambulans dinas TNI AL berwarna hijau tiba di depan rumah duka di Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung pukul 11.00 WIB.


Para prajurit berseragam putih-putih dan loreng, membuka pintu belakang mobil ambulan dengan cekatan mengangkat peti jenazah Praka Marinir Anumerta Hamid Dwi Ismail menuju rumah duka untuk disalatkan.

Pihak keluarga yang telah menunggu, membantu para prajurit meletakkan peti jenazah di tempat yang telah disiapkan sebelumnya oleh pihak keluarga untuk proses salat jenazah.

Setelah salat jenazah dan bacaan doa, pihak keluarga menyerahkan kembali jenazah Praka Marinir Anumerta Hamid Dwi Ismail ke kesatuan untuk dikembalikan ke negara dan dimakamkan secara kedinasan.

Usai proses serah terima tersebut, jenazah Praka Marinir Hamid Dwi Ismail, kembali dibawa menggunakan mobil ambulans yang sama. 

Suasana haru kembali pecah, dua wanita dari pihak keluarga almarhum Praka Marinir Hamid Dwi Ismail tampak lemas dan menangis mengiringi ambulans yang membawa almarhum hingga ke TPU Kelurahan Way Dadi.

Seluruh prajurit TNI AL yang hadir di pemakaman melakukan penghormatan terakhir diiringi tembakan ke udara, mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya