Berita

Lambang KPU danBawaslu/Net

Politik

Fenomena Tukar Guling Jabatan Komisioner KPU dan Bawaslu, Ada Apa?

KAMIS, 18 NOVEMBER 2021 | 17:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Seleksi bakal calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) periode 2022-2027 mempertontonkan satu fenomena baru yang cukup unik.

Para pimpinan penyelenggara Pemilu seolah "tukar guling" mengisi jabatan untuk lima tahun selanjutnya yang akan melaksanakn Pemilu dan Pilkada Serentak 2024. Di mana, ada beberapa komisioner KPU yang mendaftar dalam seleksi untuk bakal calon anggota Bawaslu, dan begitu pun sebaliknya.

Hal ini dibenarkan Anggota Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027, Endang Sulastri.


"Jadi ada begitu (tukar guling). Ada yang dari KPU mendaftar ke Bawaslu, dan ada yang dari Bawaslu mendaftar ke KPU," ujar Endang Sulastri saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (18/11).

Berdasarkan data yang dihimpun Kantor Berita Politik RMOL, ada beberapa komisioner baik KPU ataupun Bawaslu yang masih menjabat sekarang ini sudah dinyatakan lolos tahap seleksi administrasi oleh Timsel.

Misalnya seperti Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi dan Hasyim Asyari yang lolos tahap administrasi untuk seleksi calon anggota Bawaslu. Sementara Komisoner KPU selain Arief budiman dan Evi Novida Ginting Manik mendaftar untuk jabatan anggota KPU periode 2022-2027.

Mereka di antaranya I Dewa Kade Wirasa Raka Sandi, Ilham Saputra, dan Viryan Aziz yang juga dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Sementara di jajaran Anggota Bawaslu ada nama Ketua Bawaslu periode 2017-2022 Abhan, dan Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin, yang mendaftar sebagai komisoner KPU periode 2022-2027.

Sedangkan untuk nama lainnya, yakni Fritz Edward Siregar, mendaftar untuk anggota Bawaslu periode 2022-2027 dan dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Adapun dua anggota Bawaslu periode 2017-2022 yang lainnya, yaitu Ratna Dewi Pettalolo dan Rahmat Bagja tidak terdaftar mengikuti seleksi anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya