Berita

Perwakilan pengurus PAC, Anak Ranting, serta sayap partai saat foto bersama di Kantor DPC PDIP Salatiga, Rabu (17/11)/RMOL Jateng

Politik

Buntut Pengunduran Diri Teddy Sulistio, Pengurus PAC dan Ranting Geram dengan Sikap Elite PDIP Salatiga

KAMIS, 18 NOVEMBER 2021 | 00:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Polemik mundurnya Teddy Sulistio sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan dan dan Ketua DPRD Kota Salatiga ternyata masih belum sepenuhnya berakhir setelah ia menemui DPP dan DPD PDIP Jateng.

Pengunduran diri Teddy telah membuat pengurus PAC, Anak Ranting, serta sayap PDIP Salatiga geram. Ibarat anak ayam yang kehilangan induknya, para pengurus lini bawah di seluruh kecamatan di Salatiga merasa tidak digubris oleh DPC dan Fraksi PDIP di DPRD Salatiga.

Hal ini diungkap perwakilan pengurus PAC, Anak Ranting, serta sayap partai saat ditemui Kantor Berita RMOLJateng di Kantor DPC PDIP Salatiga, Rabu (17/11).


Salah satu pengurus Ranting Mangunsari, Joko Kendil mengatakan, pengunduran diri sekaligus pengajuan pemberhentian Teddy Sulistio memang mengejutkan.

"Kami tidak menyoal apa yang menjadi alasan Pak Komandan Pak Teddy mundur dari Ketua DPC dan anggota DPRD Salatiga. Tapi yang buat kami di geram dan jengkel pengurus DPC dan Fraksi PDIP di DPRD seolah tidak menggubris kami di lini bawah ini," kata Joko Kendil, berapi-api.

Ia menyebut, sejak Teddy mengumumkan pengunduran dirinya, baik Pengurus DPC dan Fraksi PDIP di DPRD Salatiga tidak ada yang mau komunikasi dengan pengurus tingkat PAC dan Ranting.

"Harusnya ada komunikasi dengan pengurus, kami masih pengurus resmi loh. Tapi kami merasa tidak dianggap. DPC, Fraksi tidak ada statemen sama sekali pasca Pak Teddy Sulistio mundur," imbuhnya.

Hal senada disampaikan Wakil Sekretaris PAC Sidorejo, Atik Rahayu. Menurut Atik, pengurus elite di PAC dan Fraksi PDIP DPRD Salatiga tidak mengumpulkan para militan seperti dirinya, minimal untuk di arahkan mau bagaimana pascapengunduran diri Teddy Sulistio.

"Induk ke mana, anak ke mana. Seperti yang disampaikan Pak Joko Kendil, kami seperti anak kehilangan induknya. Bingung kader mau dibawa ke mana," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya