Berita

Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar, Daddy Rohanady/RMOLJabar

Politik

Gerindra Jabar: Teguran terhadap Fadli Zon Bukan Sesuatu yang Tabu

RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 00:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Teguran Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, melalui Sekjen, Ahmad Muzani kepada Fadli Zon karena mengkritik Presiden Joko Widodo terkait banjir di Sintang, Kalimantan Barat, adalah hal yang lumrah dilakukan partai politik.

Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar, Daddy Rohanady mengatakan, teguran ketum terhadap kadernya adalah hal biasa. Apalagi Partai Gerindra kulturnya sangat Prabowo sentris.

"Kritiknya biasa, menurut saya lumrah dilakukan. Teguran juga lumrah juga dilakukan. Jadi bukan menjadi sesuatu yang tabu," ungkap Daddy saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (16/11).


Di samping itu, DPP di semua parpol memiliki hak veto terkait sikap kadernya. Kemudian, kritikan yang disampaikan Fadli Zon walaupun menggunakan bahasa yang halus maupun sindiran tentu berkaitan dengan kebijakan partai mengenai sejauh mana para kader diperkenankan mengkritisi dan sebagainya.

"Dalam bahasa saya, senjata yang dipunyai mau diarahkan ke mana. Boleh tidak mengarahkan senjata yang saya miliki misalkan ke Pak Ridwan Kamil. Sama dengan posisi saya di Jabar," terangnya.

"Jadi saya secara kepartaian boleh tidak mengkritisi habis-habis kebijakan yang dilakukan oleh seorang Ridwan Kamil. Kira-kira begitu," lanjutnya.

Meski demikian, terdapat perbedaan antara daerah dengan pusat. Jika di pemerintah pusat, posisi Partai Gerindra jelas berada dalam pemerintahan. Sedangkan, posisi Partai Gerindra di Jabar tidak terlalu jelas, karena sejak awal tidak berkoalisi dengan Ridwan Kamil.

"Nah di Gerindra kalau teguran biasa saja. Cuma apakah perlu yang begitu keras, menurut saya sesungguhnya tergurannya tidak keras-keras amat," tandasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya