Berita

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron/RMOL

Politik

KPK Pastikan Tindaklanjuti Dugaan Azis Syamsuddin Terima Uang di Kasus DAK Lampung Tengah

SELASA, 16 NOVEMBER 2021 | 17:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan menindaklanjuti fakta-fakta persidangan yang diduga melibatkan mantan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin.

Dugaan keterlibatan itu terkait dengan perkara penyelidikan pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) tahun 2017.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengatakan, setiap ada perkembangan pemeriksaan di pengadilan yang sedang dituntut oleh KPK, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) berkewajiban memberikan laporan kepada KPK.


Kata mantan Dekan Hukum Universitas Jember ini, jika setelah diselidiki ada bukti permulaan perbuatan pidana, maka Lembaga antirasuah akan menindaklanjuti.
 
"Kalau ternyata diduga kuat bahwa perkembangan hasil pemeriksaan itu kuat bahwa merupakan tindak pidana, maka kami akan tindaklanjuti," ujar Ghufron kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (16/11).

Meski demikian, Ghufron menjelaskan bahwa pihaknya belum mendapatkan laporan terkait Azis Syamsuddin melalui orang kepercayaannya, Aliza Gunado dan Edy Sujarwo diduga menerima uang sebesar Rp 2,1 miliar dari Taufik Rahman.

Uang yang diduga diterima orang kepercayaan Azis itu terkait pengurusan DAK APBD-P Kabupaten Lamteng tahun 2017

Ghufron memastikan jika ada laporan dari JPU dan keterangan saksi yang mengarah pada potensi mengungkapkan kasus baru, maka KPK akan segera menindaklanjuti.

"Kalau dalam perkembangan kesaksian-kesaksian para saksi mengungkapkan ada kasus baru, mereka akan lapor ke kami untuk kami tindaklanjuti," pungkas Ghufron.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya