Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin/Net

Politik

Jika Elektabilitas Ganjar dan Anies Tiba-tiba Standar, Maka Bisa Ketinggalan Kereta

SELASA, 16 NOVEMBER 2021 | 13:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diprediksi akan menjadi magnet pada Pilpres 2024 mendatang. Diprediksi akan banyak partai yang mengajukan pinangan lantaran elektabilitas keduanyan yang selalu duduk di 3 besar.

Begitu kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Selasa siang (16/11).

"Ganjar dan Anies akan banyak partai yang akan meminang," kata Ujang Komarudin.


Namun begitu, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini menilai bahwa elektabilitas Ganjar dan Anies masih bersifat dinamis ke depannya. Jika keduanya terus mendongkrak elektabilitas, maka parpol akan berebut duo kepala daerah yang menjadi top of mind di setiap rilis survei nasional itu.

"Nasib Ganjar dan Anies tergantung dari bagaimana mereka berdua agar bisa terus menaikkan elektabilitasnya, sehingga menjadi yang tertinggi hingga menjelang pendaftaran di KPU," tuturnya.

"Jika elektabilitasnya tiba-tiba standar, maka bisa saja akan ketinggalan kereta," demikian Ujang Komarudin.

Teranyar, temuan survei nasional Politika Research & Consulting (PRC) bertajuk "Potret Kinerja Pemerintahan dan Kandidat Capres-Cawapres 2024" yang digelar pada medio 8 Oktober hingga 4 November 2021 menyebutkan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih menempati posisi 3 besar sebagai calon presiden potensial dari kalangan pemilih muda untuk Pilpres 2024.

"Hasil temuan kami dalam survei PRC relatif hampir sama, preferensi masyakarat yang kategori Milenial atau Gen Z atau pemilih muda itu relatif sama. Mereka masih berkisaran di nama-nama Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, kemudian Anies Baswedan," kata Direktur Eksekutif Politika Research & Consulting Rio Prayogo saat memaparkan hasil surveinya, Senin kemarin (15/11). 

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Prabowo Instruksikan Harga Minyak Nonsubsidi Turun Ikuti Harga ICP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:46

Merawat Konstitusi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:42

DKI-Bali Perkuat Kerja Sama, Obligasi Daerah Jadi Bahasan Utama

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:34

Tak Benar soal Surpres Pergantian Kapolri

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31

Gagah saat Malak, Mendadak Ingat Anak-Istri Waktu Mau Dipecat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25

Harus Ada Langkah Konkret Atasi Kerugian Peternak Ayam Akibat Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:23

Prabowo Lepas Kepulangan PM Tailan dari Lanud Halim

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:20

Jalur Wisata Bromo Ditutup Total Gegara Kebakaran Hutan di TNBTS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11

IHSG Terbang 1,37 Persen ke 6.319

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:44

Selengkapnya