Berita

Yenny Wahid/Net

Politik

Yenny Wahid Ungguli Elektabilitas Pejabat yang Masuk 9 Besar Bursa Capres 2024

SELASA, 16 NOVEMBER 2021 | 13:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Panggung pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 diprediksi bukan hanya menjadi pertarungan kaum adam.

Pasalnya, Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) menemukan sejumlah tokoh perempuan yang berpotensi masuk ke dalam bursa calon presiden (capres) 2024.

Temuan tersebut diperoleh melalui survei nasional melalui sambungan telpon pada pertengahan Oktober hingga awal November kepada 1.200 responden di 34 provinsi.


Disebutkan dalam hasil survei tersebut sembilan tokoh perempuan potensial nyapres di Pilpres 2024.

Mereka yakni Susi Pudjiastuti dengan elektabilitas 24,21 persen, Tri Rismaharini (17,66 persen), Khofifah Indar Parawansa (11,07 persen), Sri Mulyani, (10 persen), Puan Maharani (4,01 persen), Yenny Wahid (3,14), Megawati Soekarnoputri (2,79 persen), Ida Fauziyah (1,32 persen), dan Iriana Joko Widodo (1,07 peren).

Politisi PDIP Diah Pitaloka menanggapi positif figur calon perempuan sudah mulai diterima masyarakat. Menurutnya, hal ini merupakan sebuah nilai baru

"Ini salah satu satu nilai baru bagi pemilih Indonesia karena perempuan sudah mulai diterima," ujar Diah Pitaloka kepada redaksi pada Selasa (16/11).

Bagi Diah, survei ini sekaligus menunjukkan bahwa publik sudah mulai melihat tidak ada masalah perempuan berada di tampuk kepemimpinan nasional.

Yang menarik dari hasil survei ini adalah kemunculan nama dua tokoh perempuan, yakni Yenny Wahid dan Istri Presiden Jokowi yang keduanya bukan pejabat maupun mantan pejabat.

Yenny Wahid yang dalam survei tersebut mempunyai elektabilitas 3,14 persen mampu mengungguli tokoh perempuan lain yang saat ini masih menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (1,32 persen).

Elektabilitas putri Presiden ke-4 RI itu hanya kalah dengan para tokoh perempuan yang kini masih menjabat maupun yang pernah menjabat seperti mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Menurut alumnus Islamic College for Advanced Studies (ICAS) Universitas Paramadina Jakarta, Muhammad Natsir MA, perolehan elektabilitas 3,14 persen Yenny Wahid itu merupakan fenomena menarik. Apalagi, mengingat ia sama sekali tak memiliki panggung formal sebagai pejabat publik.

"Beberapa menteri dan kepala daerah memiliki tingkat popularitas, dan elektabilitas tinggi salah satunya karena dukungan publisitas tinggi sebagai pejabat apalagi selama pandemi," ujar Magister Studi Filsafat Islam itu.

"Yenny sebagaimana ayahnya adalah penganjur  toleransi dan penghormatan atas pluralitas warga dalam merawat Indonesia," sambungnya.

Survei ARSC yang melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi terkonsentrasi pada 60 persen masyarakat berusia muda di bawah 30 tahun dan usia minimal 17 tahun.

Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan margin error plus minus 2,9 persen.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Prabowo Instruksikan Harga Minyak Nonsubsidi Turun Ikuti Harga ICP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:46

Merawat Konstitusi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:42

DKI-Bali Perkuat Kerja Sama, Obligasi Daerah Jadi Bahasan Utama

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:34

Tak Benar soal Surpres Pergantian Kapolri

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31

Gagah saat Malak, Mendadak Ingat Anak-Istri Waktu Mau Dipecat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25

Harus Ada Langkah Konkret Atasi Kerugian Peternak Ayam Akibat Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:23

Prabowo Lepas Kepulangan PM Tailan dari Lanud Halim

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:20

Jalur Wisata Bromo Ditutup Total Gegara Kebakaran Hutan di TNBTS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11

IHSG Terbang 1,37 Persen ke 6.319

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:44

Selengkapnya