Berita

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani/Net

Politik

Animo Publik Gabung Demokrat Tinggi Setelah Badai Pembegalan Partai oleh Moeldoko Berlalu

SELASA, 16 NOVEMBER 2021 | 09:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bergabungnya komedian Narji ke Partai Demokrat, disebut baik oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Apalagi, selain mantan personel grup lawak Cagur itu, masih banyak tokoh nasional, pengusaha, hingga dosen yang mulai membuka opsi gabung Demokrat.

"Kita kan orang timur, wajib ucapkan selamat datang buat yang mau menjalin hubungan baik dengan Partai Demokrat," kata Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani kepada wartawan, Selasa pagi (16/11).

Menurutnya, tingginya animo publik untuk bergabung dengan Partai Demokrat ini antara lain karena Partai Demokrat berhasil melewati badai pembegalan partai oleh KSP Moeldoko yang dibantu Yusril Ihza Mahendra.


Usai penolakan judicial review oleh Mahkamah Agung semakin menegaskan legitimasi dan legalitas kepengurusan Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Ketum AHY.

"Ini juga semakin menguji dan menempa kepemimpinan Mas Ketum AHY yang semakin handal dalam merespon dan memanage krisis," tuturnya.

Selain itu, Partai Demokrat menjadi alternatif pilihan saluran politik yang tersedia dan rasional bagi publik yang kecewa dengan banyaknya janji-janji pemerintah yang tak kunjung ditunaikan dan dilunasi.

Terlebih, kebijakan-kebijakan yang diambil tidak pro-rakyat, seperti proyek kereta cepat yang dibiayai APBN dan yang teranyar Presiden Joko Widodo memilih dan mendahulukan peresmian Sirkuit Mandalika dari pada hadir di tengah warga yang dilanda banjir di Kalimantan Barat.

"Apalagi Partai Demokrat konsisten dengan prinsip politik nasionalis-religius, sehingga memiliki cakupan spektrum politik yang luas," katanya.

"Kita berharap sepulang Mas Ketum AHY mendampingi Pak SBY berobat nanti, ini akan semakin kongkret," demikian Kamhar.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya