Berita

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesawaran, Yusak/RMOLLampung

Politik

Kritik Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Arinal-Nunik, Nizwar Affandi Dianggap Asbun

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 04:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Banyaknya kritikan yang dilontarkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Lampung, Nizwar Affandi, terhadap Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia Chalim membuat gerah sejumlah kader Partai Golkar.

Salah satunya adalah Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesawaran, Yusak. Menurut Yusak, yang disampaikan Nizwar Affandi tidak mendasar, asal bicara tanpa dasar yang jelas.

"Iya, apa yang disampaikannya tidak mendasar sama sekali, hanya asal bicara seolah ingin mencari popularitas, atau mau cari perhatian saja," sindir Yusak, saat dihubungi Kantor Berita RMOLLampung melalui sambungan telepon, Minggu (14/11).


Menurut Ketua Komisi I DPRD Pesawaran tersebut, jika Nizwar Affandi ingin memberikan sumbang saran pemikiran, bisa disampaikan melalui lembaga legislatif atau lembaga lain sesuai dengam tugas dan fungsinya.

'Seharusnya sebagai orang yang mempunyai pendidikan tinggi seharusnya paham, kalau dia (Nizwar Affandi, Red) punya ide dan gagasan untuk kemajuan Provinsi Lampung, sampaikan dong ke dewan atau lembaga lain, bukan koar-koar di media," ujarnya.

Ia juga mengatakan dengan adanya pandemi Covid-19 di awal tahun 2020 sampai tahun 2021 sangat berpengaruh terhadap pembangunan dan perekonomian baik di pemerintahan maupun di masyarakat.

"Saya rasa kita semua tahu lah, dari awal tahun 2020 pandemi Covid-19 melanda dunia termasuk kita di Indonesia, juga terhadap Prpvinsi Lampung, itu kan sangat berpengaruh bagi pembangunan dan ekonomi masyarakat. Karena apa yang sudah direncanakan pemerintah harus bubar dengan adanya refocusing anggaran, artinya pandemi ini sangat berpengaruh bagi keuangan pusat maupun daerah," paparnya.

Untuk itu, Yusak berharap agar kita semua sama-sama menahan diri sampai pandemi Covid-19 berakhir, kalau ingin memberikan kritik yang sifatnya membangun agar tidak membuat gaduh di masyarakat.

"Saya berharap, kita semua bisa menahan diri sampai pandemi corona ini berakhir, siapa pun punya hak kok untuk memberikan kritik, tapi yang sifatnya membangun biar tidak ada kegaduhan di masyarakat. Karena pembangunan ataupun persoalan untuk rakyat tidak akan selesai oleh pemimpin itu sendiri, artinya perlu dukungan dan kerja sama semua pihak," pungkasnya.

Pengamat Kebijakan Publik Lampung yang juga Ketua DPD MKGR Lampung, Nizwar Affandi, menilai kinerja Gubernur Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia Chalim selama 2 tahun memimpin Provinsi Lampung telah gagal memenuhi target yang mereka tetapkan sendiri dan disetujui oleh DPRD.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya