Berita

Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer/RMOL

Politik

Relawan Jokowi Minta Menteri Diduga Terlibat Bisnis PCR Mundur

JUMAT, 12 NOVEMBER 2021 | 21:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Kabinet Indonesia Maju yang diduga terlibat dalam bisnis alat kesehatan dalam hal ini tes polymerase chain reaction (PCR) harus mundur dari pemerintahan.

Demikian disampaikan Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Jumat malam (12/11).  

"Ya kan ada Menteri yang coba minta polemik PCR ini dihentikan, kita juga minta agar Menteri tersebut untuk diberhentikan juga dari jabatannya," tegasnya.


Noel, sapaan karib Ketua Joman itu, enggan menyebut Menteri yang dimaksud yang diduga terlibat dalam bisnis PCR. Terlebih, bisnis itu dilakukan di saat masyarakat sedang mengalami masa-masa sulit di saat pandemi Covid-19.

"Saya tidak mau nyebut nama. Itu sebenarnya udah terang-benderang sebenernya. Kita minta Menteri yang bersangkuta untuk turun, mundur," tegasnya lagi.

Aktivis 1998 ini tidak ingin kepemimpinan Jokowi-Maruf Amin dinodai oleh kasus-kasus yang justru bisa menciderai bagusnya kepemimpinan Jokowi.

"Beberapa hari yang lalu, ada lagi Menteri yang teriak untuk polemik PCR ini dihentikan. Kalau dihentikan itu Menteri-menterinya bukan polemiknya," kata Noel.

"Yang harus diberhentikan itu bukan polemiknya tetapi Menterinya yang harus dihentikan dari pestapora mereka!" imbuhnya menegaskan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya