Berita

Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim/Net

Politik

2 Tahun Pimpin Lampung, Arinal-Nunik Dinilai Gagal Penuhi Target

JUMAT, 12 NOVEMBER 2021 | 02:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

RMOL.  Kinerja Gubernur Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia Chalim selama 2 tahun memimpin Provinsi Lampung dinilai gagal memenuhi target yang mereka tetapkan sendiri dan disetujui oleh DPRD.

"Gubernur Arinal dan Wagub Nunik (sapaan akrab Chusnunia Chalim) telah gagal mencapai sasaran yang ditetapkan selama dua tahun berturut-turut," ujar pengamat Kebijakan Publik Lampung, Nizwar Affandi, Kamis (11/11).

Ia menambahkan, kepemimpinan gubernur bersama wakilnya yang sudah setengah jalan dinilai mengalami kegagalan. Sebab sudah dua kali sasaran kinerjanya tidak mencapai target atau meleset dari harapan.


"Gubernur Arinal telah gagal mencapai sasaran yang tertuang dalam RKPD sebanyak dua dari empat kesempatan yang diberikan, tinggal tersisa sasaran di tahun 2022 dan 2023, dan itu sebentar karena Desember 2023 masa jabatannya berakhir," tegas Affan, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Selain angka-angka sasaran dalam RKPD, Affan juga menunjukkan tiga indikator yang jadi indikator buruknya kinerja pemerintahan Arinal-Nunik selama ini.

“Pertama tentu Nilai Tukar Petani (NTP) yang selama 22 bulan terakhir selalu berada di urutan ke-9 atau ke-10 di Sumatera. Padahal selama masa Gubernur Ridho dan Gubernur Sjachroeddin, belasan tahun NTP Lampung hampir selalu menjadi juara, sesekali di posisi ke-2,“ paparnya.

Kedua, pertumbuhan ekonomi yang sudah 7 kwartal atau 21 bulan ini selalu di bawah rata-rata Sumatera dan Indonesia. Lampung hampir dua tahun ini selalu menempati posisi papan bawah di Sumatera, tidak lagi mampu menjadi juara atau setidaknya di posisi ke-2 atau ke-3 seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Ketiga, angka pengangguran yang justru naik di saat secara nasional angkanya sudah menurun, bahkan di Sumatera hanya Lampung yang angka penganggurannya bertambah. Padahal setahun belakangan situasi perekonomian di Indonesia sudah relatif membaik dibandingkan tahun pertama dihantam pandemi.

Affan berpendapat, untuk menunjukkan rasa tanggung jawab kepada publik yang mereka wakili dan sebagai bentuk keprihatinan atas kegagalan-kegagalan itu, DPRD Provinsi Lampung mestinya bisa lebih berani dan sungguh-sungguh menjalankan fungsi kontrol sekaligus mitra kritis terhadap kinerja Arinal-Nunik.

"DPRD Provinsi Lampung hendaknya lebih mampu menjalankan fungsi dan menjaga marwah institusi yang mewakili rakyat dengan tidak melewatkan begitu saja kegagalan yang terjadi berulang dan terus menerus seperti ini. Bukankah mereka juga yang menetapkan sasaran dalam RKPD melalui rapat paripurna DPRD yang terhormat dan mulia," tutup dia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya