Berita

Mantan Bupati Merauke, Johanes Gluba Gebze/Net

Politik

Mantan Bupati Merauke: Jangan Utak Atik Nama Provinsi Papua Selatan

SABTU, 06 NOVEMBER 2021 | 03:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pernyataan akademisi Hukum Tata Negara Universitas Musamus, Burhanuddin Zein, yang merekomendasikan daerah otonomi khusus di wilayah selatan Papua diberi nama Provinsi Anim Ha, disambut protes oleh mantan Bupati Merauke 2 periode, Johanes Jhon Gluba Gebze.

Tokoh Masyarakat Merauke ini memaparkan, calon provinsi yang berada di bagian Selatan Papua mencakup wilayah adat dari enam suku besar.

Keenam wilayah suku besar yang dimaksud adalah Tanah Ulayat Orang Marind, Tanah Ulayat Orang Muyu, Tanah Ulayat Orang Awuyu, Tanah Ulayat Orang Mandobo/ Wambon, Tanah Ulayat Orang Mappi/ Yakai, dan Tanah Ulayat Orang Asmat.


Dirinya menegaskan, untuk nama dari Provinsi yang berada di wilayah enam suku besar di wilayah Selatan Papua tersebut adalah Provinsi Papua Selatan (PPS).

Menurutnya, penamaan Provinsi Papua Selatan ini adalah sudah final dan tidak dapat diubah oleh siapapun. Sebab nama tersebut sudah ada sejak 1898 dan digunakan oleh pemerintah Hindia Belanda dengan nama South Guinea.

Jhon Gebze juga menuturkan, selain nama PPS, satu hal lain yang tidak dapat diganggu gugat adalah Kota Merauke sebagai ibukota Provinsi Papua Selatan.

Jhon Gebze, pada 12 Februari 1902 Belanda mendirikan pos keamanan untuk mengendalikan situasi keamanan usai mendapat protes dari pemerintahan Inggris. Di mana saat itu orang-orang Marind yang berada dibawah kekuasaan Belanda sering melakukan pengayauan kepada suku-suku yang bernaung di bawah koloni Inggris.

Pos keamanan yang dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda di wilayah Selatan Papua saat itu berada tepat di wilayah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Merauke saat i

Pembangunan pos keamanan pada 1902 menjadi awal lahirnya Kota Pemerintahan, embrio pusat penyebaran agama Kristen, dan kemudian menjadi pusat pendidikan, pusat perdagangan. Sehingga lahirlah sejarah peradaban baru masyarakat di wilayah Selatan Papua.

"Jadi dua yang tidak bisa diutak atik lagi adalah nama Provinsi Papua Selatan dan Ibukota Provinsi di Merauke. Karena sudah berproses sekian lama sehingga menjadi pusat dari peradaban, pusat pemerintahan, pusat agama, dan pusat perdagangan, sehingga dari aspek itu seluruhnya sudah memberikan penguatan tantangan penyelenggaraan pemerintahan," tegas John Gebze.

Untuk itu, ia mengingatkan kepada para akademisi yang mengusulkan perubahan nama dari Provinsi Papua Selatan menjadi Provinsi Animha agar tidak berupaya mengubah nama menjadi apapun.

“Provinsi Papua Selatan ini bukan barang baru, tapi sudah ada sejak tahun 1898, ke depan para akademisi yang berada di wilayah ini tidak usah lagi mengutak atik nama ini, nama sudah final. Kalau anda tidak terlibat lebih baik baca sejarah dulu, atau tanya-tanya,” tandasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya