Berita

Anggota Komisi VI DPR RI, Nusron Wahid/RMOL

Politik

Nusron Wahid Acungi Jempol Erick Thohir Selamatkan Garuda dengan Gandeng Emirates Airlines

JUMAT, 05 NOVEMBER 2021 | 14:48 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menteri BUMN Erick Thohir terus melakukan upaya penyelamatan maskapai Garuda Indonesia. Salah satu caraya dengan menggandeng Emirates Airlines.

Upaya Erick Thohir mendapat acungan jempol dari anggota Komisi VI DPR RI Nusron Wahid.

"Harus diakui ini langkah konkret dan tepat. Demi efisiensi, Garuda fokus di penerbangan domestik. Urusan penerbangan kerja sama dengan Emirates," kata Nusron Wahid kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat siang (5/11).


Meski mengakui strategi orang nomor satu di Kementerian BUMN itu langkah tepat, Politisi Golkar itu tetap mengingatkan Erick bahwa skema tersebut bukanlah yang utama dalam upaya penyelamatan Garuda.

Dalam pandangan mantan Ketua Umum GP Ansor itu, fokus utama penyelamatan Garuda tetap harus melakukan renegosiasi dengan lessor asing, yang beban bunganya mencapai 26 persen.

"Ini mungkin bisnis keuangan dengan bunga tertinggi di dunia. Ini tidak wajar dan tidak masuk akal. Aneh bin ajaib kalau justru dibiarkan dan dilanggengkan," ujarnya.

Karena itu, Nusron meminta dalam skema negosiasinya, selain bunganya tidak mahal, mekanisme pembayaran sebaiknya tidak harus dibayar per bulan.

"Tapi dengan asumsi pesawat terpakai saja. Sebab situasi industri penerbangan dalam situasi Covid pasti terguncang," demikian catatan Nusron.

"Masak pesawat tidak terpakai kita disuruh bayar," tambah Nusron.

Atas dasar itu, menurut Nusron yang harus didorong adalah agar Direksi PT Garuda saat renegosiasi harus keukeuh untuk mengkoreksi skema dan mekanisme pembayaran yang fair dan berkeadilan.

Nusron mengatakan, hal itu penting untuk dijadikan perhatian Direksi Garuda. Sebab, saat ini kondisinya force majure.

Lebih lanjut, Nusron berharap bahwa upaya penyelamatan Garuda tidak berhenti pada kerja sama dengan Emirates. Sebab, langkah itu baru satu tahap saja, itu pun bukan yang utama.

"Yang utama adalah keberhasilan renegosiasi dengan lessor yang ditunggu-tunggui publik dan rakyat. Sebab, itu kunci utamanya dalam penyelamatan Garuda," pungkasnya.

Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas terus melebarkan perspektif dan mengkaji berbagai kemungkinan opsi terkait langkah pemulihan di tengah usaha restrukturisasi Garuda Indonesia.

Hal itu bertujuan agar flag carrier maskapai nasional itu bisa fokus pada orientasi bisnis di rute penerbangan domestik.

Penekanan itu disampaikan Menteri BUMN, Erick Thohir usai menyaksikan penandatangan kerjasama antara Garuda Indonesia dengan Emirates di Dubai, UEA, Rabu (3/11).

Bentuk perjanjian itu code sharing. Artinya, pelanggan Garuda tetap bisa menjelajahi rute internasional melalui maskapai Emirates.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya