Berita

Senator Jakarta, Fahira Idris/Ist

Politik

Jakarta PPKM Level 1, Buah Disiplin Warga Patuhi Prokes dan Kecepatan Vaksinasi

KAMIS, 04 NOVEMBER 2021 | 15:06 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penanggulangan pandemi di Indonesia menunjukkan tren yang semakin membaik. Sejumlah daerah di tanah air pun kini sudah masuk dalam kategori PPKM Level 1, salah satunya Provinsi DKI Jakarta.

Status PPKM Level 1 yang disandang Jakarta adalah buah dari kesabaran dan disiplin warga dalam menjalankan protokol kesehatan, mematuhi aturan PPKM berlevel, dan kesediaan berpartisipasi dalam program vaksinasi.

“Kesabaran dan disiplin kita tidak sia-sia. Alhamdulilah level PPKM kita terus turun dan sekarang kita sudah berada di level 1. Ini buah dari kedisiplinan warga dan kecepatan vaksinasi yang dijalankan Pemprov DKI Jakarta. Peran aktif warga ikut vaksinasi juga menjadikan Jakarta sebagai provinsi dengan cakupan vaksinasi tertinggi," ujar anggota DPD RI, Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/11).


"Dengan status PPKM Level 1 ini kita memang lebih leluasa beraktivitas, tetapi harus diingat selama pandemi ini masih berlangsung protokol kesehatan masih menjadi yang utama. Semoga situasi pandemi di Jakarta dan tentunya di Indonesia terus membaik sehingga kita bisa menata kembali berbagai bidang kehidupan,” tambahnya.

Selain cakupan vaksinasi yang sudah tinggi terutama pada kelompok sasaran lansia, jumlah kasus positif yang terus turun dan positivity rate yang sudah rendah, kepatuhan warga DKI Jakarta dalam menerapkan protokol kesehatan dan ketaatan jalankan aturan PPKM menjadi faktor penting turunnya level PPKM Jakarta.

Namun, lanjut Senator DKI Jakarta ini, tantangan ke depan adalah bagaimana PPKM Level 1 ini di Jakarta bisa berkelanjutan. Bahkan Provinsi DKI Jakarta bisa melangkah ke level selanjutnya yaitu tidak ada kasus Covid-19 atau zona hijau.

“Status PPKM Level 1 ini adalah kerja-kerja kolaborasi kita semua dan sedapat mungkin harus kita pertahankan sehingga geliat aktivitas yang saat ini sedang berlangsung bisa semakin sehat dan produktif. Jika kita semua terus konsisten, bukan tidak mungkin ke depan Jakarta bisa zona hijau atau tidak tidak ada kasus Covid-19. Ini tentunya menjadi harapan kita semua,” tegas Fahira.

Fahira pun melihat ada tantangan penanggulangan pandemi yang sudah di depan mata, yaitu libur panjang akhir tahun. Jika semua masyarakat konsisten mentaati berbagai aturan yang telah ditetapkan, maka pada 2022 situasi pandemi di Indonesia termasuk di Jakarta akan jauh lebih baik.

Sehingga, menurut Fahira, masyarakat bisa bersiap-siap masuk ke masa transisi perubahan status Covid-19 dari pandemi menjadi endemi.

“Oleh karena itu, walau kasus turun signifikan, skenario pengendalian yang dilakukan dengan surveilans aktif dan seluruh suspek dites dan pemantauan kasus harus tetap dilakukan secara rutin dan berkala,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya