Berita

Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono dalam International Webinar bertema "ASEAN-Korea Cooperation Onwards: Outlining ROK’s Advanced Policy in ASEAN," yang digelar The Korean Center of RMOL/RMOL

Politik

Dave Laksono: Korean Wave, Cara Korsel Lebarkan Sayap Bisnis di Belahan Dunia

SELASA, 02 NOVEMBER 2021 | 17:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Korean wave melalui Korean Pop atau K-Pop menjadi senjata ampuh dalam diplomasi budaya yang dilakukan Korea Selatan dalam melebarkan sayap bisnis di berbagai belahan dunia.

Demikian dikatakan anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono dalam International Webinar bertema "ASEAN-Korea Cooperation Onwards: Outlining ROK’s Advanced Policy in ASEAN," yang digelar The Korean Center of RMOL secara hybrid dari Rumah Djan, Jalan Talang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/11).

"Korean wave kan memang sudah global fenomenal banyak melahirkan artis yang sudah kolaborasi dengan artis Eropa dan Amerika," ujar Dave Laksono.


Tidak terkecuali di Indonesia, kata Dave, Korean Wave juga sangat kuat. Salah satunya, adalah fenomena grup vokal BTS yang memiliki banyak fans dengan nama Army di Indonesia.

"Di Indonesia kadang-kadang kita lagi di mall itu tiba-tiba sda video clip BTS, orang rame nonton, padahal kan bisa juga dari handphone tapi entah kenapa bengong liat layar LCD, memang sebegitu kuatnya BTS Army itu," terangnya.

Lanjutnya, tidak sedikit juga kemudian perusahaan unicorn di Indonesia yang memakai artis Korea sebagai brand ambassador untuk meningkatkan penjualan.

"Dampak dari itu juga banyak perusahaan Indonesia terutama yang Unicorn, mereka berani bayar Korean pop star untuk brand ambassador karena positifnya tinggi," katanya.

"Karena saya lihat datanya juga setelah mereka pakai artis K-Pop itu salesnya naik juga, melonjak," demikian Ketua Umum PPK Kosgoro ini.

Acara ini terbagai dalam tiga sesi dengan pembukaan dengan sambutan Duta Besar Korea Selatan untuk ASEAN Lim Sungnam, Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Gandi Sulistyanto dan Ketua Pusat Dialog dan Kerjasama Peradaban Prof. Din Syamsuddin.

Usai pembukaan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno akan memberikan materi sebagai pembicara kunci.

Adapun pembicara yang akan hadir Mr. Menteri Konselor Korea Selatan untuk ASEAN Baek Yongjin, mantan Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi.

Berikutnya dosen Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Ali An Sun-geun dan Rahmi Fitriyanti serta dekan FISIP Universitas Padjajaran Widya Setiabudi.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya