Berita

Kendaraan yang digunakan korban saat ditembak oleh OTK/Ist

Nusantara

Bukan Perampokan, Pembunuhan Dantim BAIS Pidie Diduga Dipicu Penyerahan Senjata yang Gagal

SELASA, 02 NOVEMBER 2021 | 15:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi penembakan yang berujung kematian Komandan Tim Badan Intelijen Strategis (Dantim BAIS) Pidie, Aceh, Kapten Abdul Majid, diduga bukan perampokan.

Menurut dugaan pengamat teroris, Al-Chaidar, pembunuhan itu terjadi karena proses penyerahan senjata yang gagal.

“Jika perampokan biasa, mobil juga akan dibawa lari dan teman dari almarhum juga akan dibunuh,” jelas Al-Chaidar, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Selasa (2/11).


Al-Chaidar mengatakan, kemungkinan Abdul Majid mencoba meminta pemilik senjata api itu menyerahkannya kepada negara. Sebagai imbalan, negara akan memberikan kompensasi uang.

Namun uang yang dibawa Abdul Majid dianggap tidak sepadan. Karena posisi pemilik senjata telah diketahui, transaksi gagal itu berujung pada pembunuhan Abdul Majid.

Al-Chaidar memastikan kelompok yang menyerang ini bukan jihadis. Bisa jadi, mereka adalah kelompok yang tidak terkoordinir yang saat ini mengalami kesulitan ekonomi.

“Kita juga lihat, ada kelompok lainnya menyerang Pos Polisi di Aceh Barat juga. Dan untuk menyerang tersebut juga butuh keberanian. Apalagi laras panjang yang digunakan merupakan peninggalan sisa konflik Aceh,” tutur Al-Chaidar.

Komandan Tim BAIS Pidie, Kapten Abdul Majid, menjadi korban penembakan orang tak dikenal (OTK) pada Kamis petang (28/10). Penembakan terjadi di Jalan Lhok Panah, Desa Murong Cot, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Aceh sekitar pukul 18.19 WIB. Saat itu korban tengah mengemudikan mobil Toyota Fortuner putih.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya