Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Ahli: Obat Antidepresan Fluvoxamine Terbukti Membantu Menyelamatkan Nyawa Pasien Covid-19

JUMAT, 29 OKTOBER 2021 | 09:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Obat Antidepresan ternyata bisa menyelamatkan nyawa pasien Covid. Para peniliti telah menguji khasiat fluvoxamine, pil yang digunakan untuk depresi dan gangguan obsesif-kompulsif yang diketahui mengurangi peradangan. Obat tersebut cukup menjanjikan untuk mengurangi jumlah pasien Covid-19.  

Keselompok ilmuwan Kanada memberikan pil tersebut kepada 738 pasien Covid yang dipilih secara acak di Brasil, sementara 733 lainnya menerima plasebo.

Semua peserta baru saja terinfeksi virus corona dan berisiko sakit parah karena masalah kesehatan lainnya.


Mereka yang diobati dengan fluvoxamine, lebih kecil kemungkinannya untuk dirawat di rumah sakit dibandingkan dengan kelompok plasebo, bahkan jika mereka tidak meminum obat secara penuh.

Terlihat perbedaan pada mereka yang minum pil setidaknya selama delapan hari. Dalam penelitiannya, para ilmuwan menemukan terjadi pengurangan rawat inap pasien sebesar 30 persen di antara mereka yang menerima fluvoxamine.

Penelitian terhadap fluvoxamine merupakan bagian dari uji coba TOGETHER yang lebih besar yang dimulai pada Mei 2020, yang bertujuan untuk menguji potensi perawatan Covid-9 di lingkungan masyarakat, seperti dilaporrkan The Time, Kamis (28/10).

"Fluvoxamine, sejauh ini, adalah satu-satunya pengobatan yang jika diberikan lebih awal, dapat mencegah Covid-19 menjadi penyakit yang mengancam jiwa," kata Edward Mills, peneliti utama untuk percobaan TOGETHER yang juga profesor di Universitas McMaster di Kanada.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya