Berita

Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono saat memberi arahan pada klub voli Lavani/Net

Publika

Lavani... Cinta Abadi, Sportivitas dan Mental Juara pada Sebuah Nama

Oleh: Lokot Nasution*
RABU, 27 OKTOBER 2021 | 16:06 WIB

TANGGAL 22 hingga 24 Oktober 2021 lalu, dai kondang Ustaz Adi Hidayat (UAH) menggelar kejuaraan tenis meja atau biasa disebut pingpong di Graha Sanusi Hardjadinata Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Kejuaraan ini tidak berselang lama usai ditutupnya perhelatan besar Pekan Olahraga Nasional (PON) di Propinsi Papua.

Selain karena cabang olahraga (cabor) pingpingpongpong tidak dipertandingkan pada pesta olah raga akbar rutin tingkat nasional tersebut, UAH merasa perlu untuk tetap membangun silaturahmi dengan para atlit pingpong dari berbagai daerah. Ada optimisme, karena pada suatu saat nanti akan lahir atlit terbaik tenis meja yang akan membawa harum nama bangsa Indonesia ke kancah internasional.

Terbukti, baik secara kuantitas maupun kualitas, atlit yg ikut serta pada UAH Seri-1 ini tidak kalah hebat dari atlit negeri China dan Jepang yang selalu mendominasi olah raga pingpong seperti yang kita lihat pada Olimpiade Tokyo beberapa waktu lalu.


Satu hal yang cukup menarik perhatian dari Turnamen Tenis Meja UAH Seri-1 ini, selain diikuti 80 atlit dari berbagai propinsi dan klub tenis meja, hadirnya prestasi dari klub tenis meja baru, Lavani. Lavani memboyong juara ketiga. Klub yang sama sekali baru menorehkan sejarah dalam pertarungan pingpong di tingkat nasional.

Klub Tenis Meja Lavani dipimpin oleh Lokot Nasution, saya sendiri. Meski aktif di dunia usaha, saya juga aktif sebagai Wakil Bendahara Umum DPP Partai Demokrat. Kami bersyukur karena berhasil menggiring tim “Lavani pingpong” bertengger di peringkat tiga besar kejuaraan tersebut.

Ada nama besar di balik kisah Lavani pingpong. Yaitu, Presiden ke-6 RI Bapak Susilo Bambang Yudhoyono atau biasa disapa SBY. Lahir dari Cikeas, Kabupaten Bogor, “Lavani pingpong” merupakan binaan langsung dari Bapak SBY. Jadi, selain “Lavani Volley Ball” yang sebentar lagi akan mengikuti kejuaraan proliga, Lavani pingpong cukup bangga dengan pengalaman pertama menempati peringkat ke-3 pada turnamen tenis meja UAH Seri-1. Sebagai bentuk dukungan kepada olah raga pingpong di Indonesia, Lavani akan terus mengembangkan sayapnya.

Apa arti di balik nama Lavani? Lavani artinya Cinta Ani. Sebagai bentuk penghormatan dan cinta kasih SBY kepada almarhumah istrinya, Ani Yudhoyono. Selain sebagai cara untuk kita selalu mengingat almarhumah yang pernah menjadi ibu negara.

Apakah Lavani berhubungan dengan Partai Demokrat? Sebagai cabang olah raga profesional, tenis meja boleh terafiliasi dengan kelompok mana pun. Namun, jika ada yang berpandangan bahwa Lavani pingpong terkait dengan Partai Demokrat, sulit juga disangkal. Sebab, selain Pak SBY adalah pendiri Partai Demokrat, beliau juga mantan Ketua Umum dan saat ini menjabat sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat. Selain itu, para pengurus dan atlit yang tergabung dalam Lavani pingpong pun sebagian besar adalah kader-kader Partai Demokrat.

Tulisan ini, sekaligus menjadi laporan kepada Pembina Lavani, atas doa dan bimbingan Bapak SBY, Lavani pingpong mampu menunjukkan prestasi. Disertai tingginya penghormatan yang diberikan UAH kepada Bapak SBY. Ustad Adi Hidayat pernah menggelar doa bersama di Masjid Istiqlal termasuk membesuk ke Singapura ketika almarhumah Ibu Ani dirawat di rumah sakit sebelum beliau wafat. Sebuah ketulusan hati yang berlanjut membangun prestasi.

*Penulis adalah Wakil Bendahara Umum DPP Partai Demokrat

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya