Berita

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Hasto Klaim 53 Mahasiswa Sudah Daftar Kajian Perbandingan Kerja Jokowi Vs SBY, dari UGM sampai Oslo University

SENIN, 25 OKTOBER 2021 | 15:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perdebatan mengenai kinerja Presiden Joko Widodo dan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih bergulir.

Tawaran beasiswa yang sebelumnya disampaikan Hasto Kristiyanto kepada pihak-pihak yang mau melakukan kajian atas kinerja Jokowi dan SBY pun diklaim mendapat sambutan cukup tinggi dari kalangan mahasiswa.

“Peminatnya sangat banyak, mencapai 53 orang," kata Hasto yang juga peneliti pemikiran geopolitik Sukarno dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/10).


Bahkan dari pengakuan Hasto, mayoritas peminat berasal dari mahasiswa S2 dan S3 dari kampus ternama di Indonesia bahkan luar negeri. Mereka berasal dari berbagai bidang ilmu, mulai dari kajian penelitian ilmu pemerintahan, politik, kebijakan publik, kepemimpinan, psikologi, manajemen, hingga kelembagaan organisasi pemerintahan.

"Ada dari Universitas Indonesia, UGM, Universitas Airlangga, UIN Banda Aceh, hingga dari Oslo University, Manila University, Universiti Sains Malaysia," lanjutnya.

Hasto melanjutkan, penelitian terkait kinerja kepemimpinan nasional penting sebagai bagian pendidikan politik bangsa tentang proses menjadi pemimpin, kapasitas pemimpin, prestasi pemimpin, dan tanggung jawab.

"Kemudian bagaimana legacy seorang presiden diambil. Apakah kepemimpinan seorang presiden benar-benar untuk bangsa dan negara atau hanya untuk kepentingan popularitas semata," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya