Berita

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda saat memaparkan hasil surveinya pada Senin siang, 25 Oktober/RMOL

Politik

Deretan Nama Kepala Daerah, Menteri dan Ketum Parpol yang Berpotensi Besar Nyapres di 2024

SENIN, 25 OKTOBER 2021 | 13:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peta elektoral calon presiden (Capres) di Pilpres 2024 mendatang yang direkam lembaga survei Poltracking Indonesia terbagi pada tiga pengelompokan, yakni capres unsur Kepala Daerah, Menteri, dan Politikus atau Ketua Umum Partai.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, memaparkan survei terbaru Poltracking Indonesia bertajuk "Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Jokowi-Maruf & Peta Politik Elektoral Pilpres 2024" yang dirilis pada Senin siang (25/10).

"Dalam konteks Pilpres 2024, terdapat tiga panggung strategis, yakni kepala daerah, menteri, dan politisi/ketua umum partai," kata Hanta Yuda.


Menurutnya, tiga panggung strategis itulah yang hingga kini masih mendapat sorotan publik dan dapat dikapitalisasi sebagai eskalator politik untuk Capres 2024 nanti.

Hanya saja, Yuda mengatakan bahwa panggung strategis untuk kelompok Kepala Daerah mengerucut pada nama-nama Gubernur di Pulau Jawa. Di antaranya yaitu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sementara, dari unsur Pemimpin partai politik ada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketum PAN Zulkifli Hasan.

Lalu, dari unsur Menteri di kabinet, ada nama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menparekraf Sandiaga Uno, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menko Polhukam Mahfud MD.

"Jadi ini adalah tiga eskalator politik potensial yang kita analisis berdasarkan temuan survei ini. Dan tergantung siapa mendapatkan momentum politik ini," pungkasnya.

Survei secara tatap muka langsung yang digelar pada medio 3-10 Oktober 2021 ini menggunakan metode
multistage random sampling dengan 1.220 Responden dan margin of error (MoE) kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya