Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Ahmad Rizki Sadig/Net

Politik

Legislator PAN: Di Era Bonus Demografi, Generasi Muda Harus Berani Berjejaring di Media Digital

SABTU, 23 OKTOBER 2021 | 20:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Generasi muda harus memanfaatkan pesatnya perkembangan dunia digital untuk membangun jaringan atau relasi baru dalam mengembangkan potensi diri.

Anggota Komisi I DPR RI, Ahmad Rizki Sadig mengatakan, generasi muda adalah pewaris masa depan bangsa Indonesia. Terlebih, saat ini Indonesia sudah memasuki era bonus demografi yang tentu juga harus menyesuaikan dengan dinamika tranformasi digital.

"Hal ini merupakan implikasi untuk anak muda untuk membangun jaringan-jaringan baru atau meningkatkan kapasitas populasi di Indonesia," ujar Ahmad Rizki Sadig kepada wartawan, Sabtu (23/10).


Selain membangun jaringan, kata legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini, generasi muda juga penting meningkatkan kapasitas diri. Hal ini, untuk mengimbangi pertukaran pengetahuan saat bertemu orang-orang baru di dunia maya.

"Untuk itu, di masa pandemi saat ini kita wajib meng-upgrade diri kita semaksimal mungkin sebab nyaris seluruh kegiatan sosial kita saat ini dihubungkan dengan media sosial maupun media digital," terangnya.

Ditambahkan penggiat media sosial Sakhna Fawatihul Bilad, salah satu cara untuk generasi cakap digital dengan memanfaatkan media sosial dengan baik seperti membuat konten yang sesuai dengan bakat dan minat pada pribadi masing-masing.

"Terlepas dari konten yang sudah kita buat baik konten travelling, foto-foto dan lain-lain ada sedikit hal yang sudah kita bantu untuk Indonesia yaitu mempromosikan," katanya.

"Dengan itu kita seabagai generasi milenial cakap digital dapat memanfaatkan media sosial untuk menjadi ladang usaha atau mata pencarian kita dengan manfaatkan konten yang kreatif dan inovatif," demikian Sakhna.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya