Berita

Menko Ekuin era Presiden Gus Dur, Rizal Ramli/RMOL

Politik

RR Ready Bantu Selamatkan Garuda Tanpa Embel-embel Jatah Komisaris, tapi ...

SABTU, 23 OKTOBER 2021 | 17:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Butuh langkah taktis dan strategis untuk menyelamatkan kondisi keuangan PT Garuda Indonesia Tbk yang kini di ujung tanduk alias di ambang krisis lantaran utang yang menumpuk.

Ekonom senior Rizal Ramli mengaku siap kapanpun jika diminta pemerintah untuk membantu menyelamatkan kondisi keuangan maskapai penerbangan plat merah itu. Tentu, kata Rizal, ada klausul yang harus dipenuhi pemerintah.

"Itu kan wajar dong (meminta syarat)," ujar Rizal Ramli dalam cuplikan video dialog bersama Refly Harun yang diunggah di akun YouTube miliknya, Sabtu (23/10).


Rizal menceritakan, bahwa dia pernah juga membantu Garuda Indonesia selamat dari krisis saat dilanda masalah keuangan pada tahun 2001 silam.

Hanya saja, kata Menko Ekuin era Presiden Gus Dur ini, untuk saat ini dia siap kembali membantu menyelamatkan keuangan Garuda Indonesia jika pemerintah dapat memastikan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold dipastikan nol persen.

"Gua beresin, kagak usah gua diangkat jadi komisaris, preskom, pokoknya gua dikasih wewenang buat beresin, cuma syaratnya tolong threshold presiden dibikin nol," katanya.

Menurutnya, syarat tersebut semata-mata untuk tujuan yang baik untuk memastikan pemerintah ke depan dapat berjalan dengan amanah dan bersih.

"Itu malah solusi yang bagus, supaya sistem politik kita amanah, bersih," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya