Berita

PSSI dan PT LIB akan mengkaji untuk melanjutkan kompetisi BRI Liga 1 dengan kehadiran penonton/PSSI

Sepak Bola

Buka Wacana Liga 1 Dihadiri Penonton, PSSI Masih Akan Lakukan Kajian dan Analisis

SABTU, 23 OKTOBER 2021 | 04:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setelah BRI Liga 1 bergulir beberapa pertandingan, PSSI dan PT LIB berencana untuk lanjutan kompetisi dengan dihadiri penonton. Rencana ini merespons keinginan pemerintah yang menginginkan lanjutan kompetisi 2021-2022 ada penonton secara terbatas.

Namun, lebih dulu dilakukan tahapan penyesuaian, analisis, dan survei sebelum akhirnya kompetisi dibuka untuk penonton.

"Terima kasih atas peluang yang diberikan oleh pemerintah di mana sepak bola ada penonton lagi. Sepak bola tanpa penonton itu memang hambar. Kita akan kaji, survei, dan analisa soal ini lebih dulu," terang Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, saat memaparkan rencana kompetisi dengan penonton kepada Menpora Zainudin Amali, Jumat (22/10).


Dilanjutkan Iriawan, tahapan pertama yang boleh menonton adalah undangan seperti Satgas Covid-19, Kemenpora, Kemenkes, BNPB, ketua suporter klub, media, dan undangan lainnya.

Kemudian PSSI akan lebih dulu menyiapkan soal infrastruktur, dan IT (teknologi informasi). Persiapan infrastruktur ini harus dilakukan karena tidak semua stadion memiliki standar FIFA dan AFC. Tidak semua stadion juga sudah single seat dan memiliki nomor bangku.

Sejauh ini yang sudah standar FIFA, single seat, dan memiliki nomor di bangku penonton adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno dan I Wayan Dipta, Bali. Sedangkan seperti Stadion Manahan yang sudah single seat, belum dilengkapi nomor di bangku penonton.

Untuk persiapan IT, terkait dengan tiket masuk dan lain-lain.

"Ini yang akan kita siapkan dulu. Setelah semua siap baru kita akan diskusikan lebih lanjut dengan Kemenpora, Kemenkes, Satgas Covid, Koordinator PPKM Jawa Bali dan luar Jawa Bali, Kepolisian, BNPB,’’ imbuh Iriawan.

Nah, khusus untuk harga tiket masuk PSSI akan mematok harga antara Rp 250 ribu hingga Rp 1,5 juta.

"Kenapa karcis bisa sampai segitu? Karena akan banyak benefit yang didapat penonton,’’ tambah Direktur PT LIB, Ahmad Hadian Lukita.

Di antaranya, penonton akan mendapatkan peralatan prokes kesehatan seperti masker, hand sanitizer, kemudian tes antigen, makan dan minum, dan lain-lain.

PSSI juga mengimbau tidak semua penonton harus datang ke stadion. Sebab, selain kapasitas terbatas, lanjutan BRI Liga 1 juga tetap disiarkan oleh televisi dan streaming.

Soal rencana kehadiran penonton, Menpora Zainudin Amali memahami kesulitan yang akan dihadapi PSSI dan PT LIB. Itu sebabnya Menpora berharap ada sosialisasi lebih dulu kepada klub dan penonton.

"Ini penting karena dalam situasi new normal ini, menonton di stadion itu tidak seenak ketika keadaan normal. Saat ini harus ada social distancing, memakai masker, harus swab antigen, dan lain-lain’’ jelas Menpora.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya