Berita

Sekretaris DPW PAN Sumsel, Joncik Muhammad/RMOLSumsel

Politik

Buntut Penangkapan Dodi Reza oleh KPK, Peta Politik di Sumsel Langsung Berubah

JUMAT, 22 OKTOBER 2021 | 05:31 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Peta politik di Provinsi Sumatera Selatan dinilai akan mengalami perubahan menyusul penangkapan Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kalau untuk tingkat provinsi, peta politik Sumsel ini dengan kejadian OTT Dodi, maka berubah. Dulunya, kutub Golkar dengan Dodi-nya dan Kutub Nasdem dengan koalisi HD (Herman Deru) incumbent diperbincangkan, dan ini pasti berubah," kata Sekretaris DPW PAN Sumsel, Joncik Muhammad, Kamis (21/10).

Bupati Kabupaten Empat Lawang ini menuturkan, sejumlah pengamat menganggap dengan tergelincirnya Dodi akan memuluskan posisi petahana Gubernur Sumsel. Namun, situasi itu tidak bisa jadi jaminan, karena Pemilihan Gubernur (Pilgub) masih berlangsung 3 tahun lagi.


"Jangan lupa Pilgub masih tiga tahun lagi, dan politik itu perkembangannya bukan tahun, tapi sangat cepat, malah menit dan per detik bisa berubah. Mungkin bisa bermunculan Ishak Mekki, ESP, SN Prana Putra Sohe, Iskandar, Agung Firman, dan sebagainya," tuturnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.

Ditambahkan Joncik, jika melihat nama- nama bermunculan, bisa saja ada sosok baru nantinya yang bisa bersaing dengan Herman Deru, sesuai pendapat pengamat politik yang ada.

"Ia punya kekuatan popularitas, modalitas dan jaringan yang sudah dibangun. Itu bisa jadi, kalau betul (Ketua BPK RI Agung Firman) yang akan berakhir tahun depan, maka peta politik bisa berubah di Sumsel, karena mau tidak mau pasti mengarah juga ke situ. Karena ada peran sang ayah, adik, dan lainnya. Apalagi ada kekuatan finansial, dan jaringan," paparnya.

Pilgub Sumsel 2024 mendatang pun dinilai akan semakin menarik. Karena tidak hanya satu pasangan calon yang ada, melainkan bisa tiga pasangan calon

"Bisa Herman Deru yang pasangan lama atau baru, Agung dengan wakilnya, termasuk mungkin muncul poros ketiga. Jadi lihat perkembangan Pilkada Sumsel masih tiga tahun lagi dan siapa sangka Dodi akan berakhir seperti ini dan kita lihat perkembangan dan politik Sumsel akan menarik baik provinsi, kabupaten/ kota," katanya.

Mengenai apakah PAN ke depan akan kembali mengusung Herman Deru, Joncik belum bisa memastikan, mengingat politik itu cair.

"Politik pasti mencair, yang pasti ada kompetensi, punya peluang, kader sendiri dan punya komitmen visi misi yang kuat bagi PAN. Jadi bisa jadi kembali ke Herman Deru atau lainnya tergantung perkembangan politik terakhir," pungkasnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya