Berita

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un saat menyapa anak-anak dengan ramah/Net

Dunia

Kim Jong-un, Pemimpin yang Cinta Pada Anak-Anak

JUMAT, 22 OKTOBER 2021 | 02:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di zaman dahulu ada adagium di Korea Utara yang menyebutkan bahwa laki-laki yang mencintai anak-anak adalah sosok yang jujur dan benar. Lebih dari itu, pemimpin laki-laki yang memperhatikan dengan penuh kasih pada anak-anak melalui kebijakannya adalah perpaduan yang paling indah.

Korea Utara kini bisa melihat adagium itu "hidup" di dalam sosok pemimpinnya, Kim Jong-un. Ia dikenal sebagai sosok pemimpin yang sangat mencintai anak-anak. Bukan omong kosong semata, melainkan hal itu tercermin dari sikap dan kebijakannya.

Sebagai contoh, pada suatu hari di bulan Februari 2014, Kim Jong-un pernah mengunjungi Panti Asuhan dan Rumah Bayi Pyongyang yang sudah tua tanpa pemberitahuan sebelumnya.


Di sana ia merangkul anak-anak yang mendekat pada Kim Jong-un. Beberapa di antara mereka bahkan memanggil Kim Jong-un "Ayah". Kim Jong-un membalas dengan sangat lembut dengan pertanyaan "Berapa umurmu?", "Apakah kamu baik-baik saja?". Ia lalu memastikan bahwa kebutuhan anak-anak tersebut tercukupi. Ia juga menekankan bahwa anak-anak tanpa orang tua juga merupakan penerus revolusi serta pilar masa depan Korea Utara.

Ia melihat bahwa bangunan panti asuhan itu sudah lama berdiri dan anak-anak membutuhkan tepat baru yang lebih layak.

Kemudian pada tahun yang sama, menyambut Hari Anak Internasional tanggal 1 Juni, Kim Jong-un kembali mengunjungi Panti Asuhan Pyongyang itu lagi. Kali ini ia datang dengan pengumuman bahwa ia telah membuat lokasi panti asuhan baru yang lebih layak bagi anak-anak.

"Ketika tawa anak-anak berdering keras, seluruh negeri menjadi cerah. Sekarang Partai Buruh Korea memiliki panti asuhan modern dan rumah bayi yang dibangun di tepi sungai Taedong. Anak-anak ini akan merayakan 1 Juni berikutnya, Hari Anak Internasional, di panti asuhan yang baru dibangun," kata Kim Jong-un, mengumumkan panti asuhan baru.

Kemudian pada hari pertama di tahun 2015, ia mengunjungi panti asuhan itu lagi untuk mengucapkan selamat tahun baru kepada anak-anak. Hari itu dia mengatakan bahwa ia telah berjanji untuk datang ke sana pada Hari Tahun Baru.

Kim Jong-un juga mengaku puas dengan pembangunan bangunan baru panti asuhan itu.

"Bangunan yang indah dan indah seperti itu akan sulit ditemukan di tempat lain di dunia. Anak-anak tanpa orang tua akan tumbuh dengan cerah dan ceria, memanggil Partai dan tanah air ayah dan ibu mereka, untuk menjadi pilar negara yang dapat dipercaya. Memikirkannya saja membuat saya mengeraskan tekad untuk berkeringat lebih banyak dan tidak menyisihkan apa pun demi generasi mendatang," kata Kim Jong-un pada saat itu.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya