Berita

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Terima Keluhan, Sufmi Dasco Minta Polri dan OJK Dalami Produk Asuransi Unit Link

KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 12:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kasus kerugian investasi asuransi ternyata masih dialami para nasabah. Hal itu didapati Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad yang menerima keluhan dan aduan nasabah asuransi yang terhubung dengan produk asuransi (unit link).

Menurut Dasco, persoalan investasi asuransi bukan sepenuhnya kesalahan nasabah. Pun demikian dengan perusahaan asuransi yang tidak bisa dibenarkan sepenuhnya.

"Dalam praktiknya, penyampaian produk asuransi unit link oleh agen marketing hanya terfokus penyampaian ilustrasi hasil yang menggiurkan, sehingga tidak sedikit nasabah merasa terkelabui," kata Sufmi Dasco dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/10).


Ketua Harian Partai Gerindra ini menjelaskan, persoalan yang sering terjadi adalah para agen asuransi menawarkan produk unit link hanya menggunakakan ilustrasi dengan asumsi hasil investasi tinggi.

"Pada saat penawaran, yang ditekankan marketing adalah ilustrasi keuntungan, lalu tanda tangan ilustrasi dan membayar. Barulah polis asuransi datang. Polis itu tulisannya kecil-kecil dan dokumennya banyak, jadi tidak dibaca lagi dan langsung ditandatangani," jelasnya.

Oleh karenanya, persoalan investasi asuransi perlu didalami pihak kepolisian. Bila ditemukan pelanggaran, maka Korps Bhayangkara tak perlu ragu untuk menindak tegas.

Tak hanya itu, Dasco juga meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera membuat aturan teknis yang lebih komperhensif dan ketat agar ke depan produk asuransi unit link tidak dikeluhkan masyarakat.

"Secara keseluruhan perkembangan unit link ini luar biasa. Regulasi teknis perlu guna menjamin kepastian hukum dan kepentingan bersama, baik itu perusahaan asuransi maupun nasabah atau pemegang polis," tutup Sufmi Dasco.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya