Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah/Net

Politik

Beda Fadli Zon, Fahri Hamzah: Nggak Pas Al Fatih Mau Disejajarin Soekarno

KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 10:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana mengubah nama jalan di Jakarta dengan nama tokoh Turki terus menuai perdebatan publik. Tidak sedikit yang menolak jika jalan di Menteng diubah nama jadi Mustafa Kemal Ataturk.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bahkan telah mengusulkan satu nama yang lebih pantas, yaitu Fatih Sultan Mehmet II. Al Fatih adalah penguasa Utsmani ketujuh yang berkuasa pada 1444 hingga 1446 dan 1451 hingga 1481. Dia terkenal karena berhasil menaklukkan Konstantinopel pada 29 Mei 1453.

Namun demikian usulan ini menyisakan tanda tanya besar bagi sahabat Fadli Zon, Fahri Hamzah. Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gelora itu, usulan Fadli Zon tidak cocok.


“Bener ini Alfatih mau disejejerin sama Soekarno? Tukerannya kan itu? Kalau ane lihat nggak pas bro. Jalan Al Fatih di Jakarta vs Jalan Walisongo di Ankara pas lah,” tuturnya lewat akun Twitter pribadi, Kamis (21/10).


Fahri Hamzah mengurai bahwa nama jalan ini merupakan bagian dari konsep sister city bernama resiprokal, yang artinya ada di sini harus ada di sana. Semua itu didasarkan kesepakatan dan bukan kemauan sepihak.

“Sandingkan foto Soekarno - Mustafa (sama-sama pakai jas dan dasi). Walisongo - Al Fatih (sama-sama pakai sorban). Ini lebih pas jadi tukeran. Lagian tanya turkinya mau nggak?” sambungnya.

Lebih lanjut, Fahri Hamzah meminta publik untuk mempercayakan masalah ini kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Apapun keputusan kita ikut aja,” tutupnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya