Berita

DPRD Jawa Tengah meminta penjabat kepala daerah tak mengacak-acak birokrasi/RMOLJateng

Nusantara

DPRD Jateng Minta Penjabat Kepala Daerah Tak Acak Birokrasi

KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 02:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Akan segera berakhirnya masa jabatan sejumlah kepala daerah pada 2022 mendapat perhatian dari Ketua Komisi A DPRD Jateng, M Saleh. Secara khusus ia menyoroti penjabat sementara yang akan menggantikannya hingga Pilkada 2024.

Salah satu kepala daerah di Jateng yang akan habis masa jabatannya pada tahun depan adalah Bupati Batang, Wihaji.

"Masa transisi dua tahun itu lama lho. Dan ini menyangkut birokrasi. Tidak boleh tiba-tiba diacak-acak oleh Pj (penjabat)," kata M Saleh di Batang, Jawa Tengah, Rabu (20/10).


Politikus Partai Golkar itu tidak ingin penjabat Kepala Daerah mengacak-acak birokrasi di wilayahnya. Jangan sampai, begitu menjabat langsung melakukan pergantian yang masif.

Ia meminta pada masa transisi hingga Pemilu 2024 tidak mengganggu pembangunan di daerah. Bahkan, jangan sampai ada pembangunan yang terbengkalai.

Terkait skenario Pileg pada Mei 2024, dan Pilkada di 2025, Saleh menyatakan tidak setuju. Karena hal itu akan membuat kekosongan jabatan akan semakin lama. Ia berharap kedua tahapan itu selesai pada 2024.

"Kalau soal wacana Pj dari TNI Polri itu kan masih wacana. Hingga saat ini belum ada dengar pendapat antara komisi II DPR RI dengan pemerintah," tuturnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya