Berita

Ekonom senior Dr Rizal Ramli/Net

Politik

Didukung NU hingga Raja Ternate, Rizal Ramli Sulit Dilirik Parpol Karena Alasan Ini

KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 02:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Selain jarang muncul dalam hasil survei terkait sosok yang bakal jadi jagoan dalam Pemilihan Presiden 2024, Rizal Ramli juga tampaknya belum masuk radar para elite partai politik. Ada alasan khusus kenapa Rizal Ramli seolah tertinggal dari tokoh-tokoh lain yang sudah marak bertebaran dalam sejumlah hasil survei.

RR, sapaan Rizal Ramli, bukan tidak pernah menyampaikan minatnya menjadi presiden. Bahkan pada suatu kesempatan, dia pernah mengatakan Indonesia bakal terbebas dari utang saat berada di bawah komandonya sebagai orang nomor satu di negeri ini.

Menurut Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, keinginan RR menjadi Presiden RI bukan sekadar mimpi atau harapan kosong belaka.


Sebab, mantan menteri ekonomi di era Presiden Abdurrahman Wahid itu didukung Raja Ternate dan organisasi Islam besar seperti Nahdlatul Ulama.

“Dia itu didukung juga oleh Nahdatul Ulama (NU), dulu pernah juga dia didukung oleh raja Ternate," ujar Jerry Massie, Rabu (20/10).

"Organisasi di Sumatera Utara itu memang sempat mendukung beliau,” sambungnya.

Namun demikian, Jerry melihat sejauh ini calon presiden Indonesia masih didominasi nama-nama dari Pulau Jawa. Sehingga, meski terbilang kuat, Rizal Ramli yang berasal dari Pulau Sumatera masih tertinggal dari tokoh-tokoh lainnya dalam peta persaingan menuju Pilpres 2024.

“Memang dominasi dan hegemoni Jawa masih kental dan kuat. Barangkali capres dari luar Jawa itu hanya sekian persen,” tuturnya.

Tak hanya itu, langkah RR untuk menjadi capres juga bakal menghadapi kendala dari para elite partai politik. Dijelaskan Jerry, dia ragu para ketua partai politik besar akan memilih orang-orang yang berasal di luar Pulau Jawa.

“Menurut saya, dua atau tiga pimpinan partai politik tidak akan mengarahkan targetnya ke luar Jawa," jelasnya

"Kendati demikian, mungkin juga akan ada kejutan calon presiden dari luar Jawa,” demikian Jerry Massie.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya