Berita

Pengamat penerbangan yang pernah menjabat sebagai Anggota Ombudsman RI, Alvin Lie/Net

Politik

Inmendagri 53/2021 Kontradiktif, Alvin Lie: Pelaksanaannya Berpotensi Kisruh

RABU, 20 OKTOBER 2021 | 22:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Persyaratan tes PCR bagi pelaku perjalanan domestik menggunakan pesawat terbang dianggap pengamat penerbangan, Alvin Lie, bertolak belakang dengan kondisi pandemi Covid-19 yang mulai membaik.

"Di dalamnya (Inmendagri 53/2021) menyebut banyak daerah yang mengalami perbaikan dalam pengendalian penyebaran Covid-19, sehingga banyak daerah yang turun level dari 3 menjadi 2 dan dari 2 menjadi 1," ujar Alvin LIe dalam keterangan tertulisnya Rabu malam (20/10).

"Namun syarat untuk pengguna jasa transportasi udara justru diperketat, mewajibkan semua penumpang wajib melakukan tes PCR. Tidak mengakui lagi tes antigen," imbuhnya.


Selain itu, mantan Anggota Ombudsman RI ini melihat penerbitan Inmendagri 53/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, 2 dan 1 di Jawa-Bali ini tidak dalam kondisi kegentingan yang mendesak.

"Seharusnya perubahan peraturan diberlakukan setelah memberi cukup waktu bagi masyarakat yang diatur maupun apparat pelaksana," tuturnya.

Alvin Lie melihat, pemberlakuan syarat tes PCR bagi penumpang pesawat telah memberikan dampak signifikan terhadap industri penerbangan.

Dia memaparkan, pada tanggal 19 Oktober 2021, sebagian besar masyarakat bahkan belum mengetahui adanya perubahan persyaratan pelaku perjalanan pesawat harus tes PCR. Alhasil, calon penumpang yang semestinya berangkat hari ini tak punya cukup waktu untuk mendapatkan hasil tes PCR yang baru bisa keluar paling cepat 6-8 jam.

"Mereka hanya berbekal hasil tes antigen ketika tiba di bandara. Sebagian penumpang justru membatalkan penerbangannya. Travel agents dan operator hotel mengeluhkan meningkatnya pembatalan pesanan," ungkapnya.

Di samping itu, Alvin Lie juga menduga pelanggan pesawat akan merasa beban biaya wajib tes PCR lebih mahal daripada harga tiket pesawat. Terutama mereka yang berencana pergi sekeluarga atau tim kerja perusahaan.

"Tambahan biayanya mencapai jutaan rupiah untuk dua kali tes PCR ketika berangkat dan ketika pulang," sambungnya.

Maka dari itu, Alvin Lie berkesimpulan kebijakan ini tidak tepat dan berpotensi chaos, di samping dalam proses pembuatannya terdapat kejanggalan.

"Pemberlakuan seketika berpotensi menimbulkan kekisruhan pelaksanaan di lapangan, serta ketegangan antara masyarakat pengguna jasa transportasi udara dengan petugas pelaksana di bandar udara," tandasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya