Berita

Ketua DPC PDIP Salatiga, Teddy Sulistio (kanan), mendukung Presiden Jokowi memimpin Indonesia lebih dari 2 periode/RMOLJateng

Politik

Setuju Jokowi 3 Periode, Ketua PDIP Salatiga: Kalau Perlu Empat atau Lima Periode!

RABU, 20 OKTOBER 2021 | 02:46 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketika sebagian pihak mengkritisi usulan agar Presiden RI diberi kesempatan memimpin Indonesia untuk 3 periode, DPC PDIP Salatiga justru punya pandangan yang sangat berbeda. Bukan hanya 3 periode, mereka bahkan mengusulkan agar Presiden Jokowi menjabat hingga 5 periode.

"Jokowi tiga periode. Kalau perlu empat periode, atau lima periode," tegas Ketua DPC PDIP Salatiga, Teddy Sulistio, kepada wartawan, Selasa (19/10).

Teddy yang secara terbuka enggan membahas perihal polemik "banteng vs celeng", lebih tertarik membahas suksesi kepemimpinan Jokowi.


Ia menilai, Bung Karno bersemayam dalam kepemimpinan Jokowi. Bahkan melihat sosok Jokowi semestinya diatur untuk bisa memerintah lebih dari dua kali.

"Ganti orang lain ntar dari nol lagi. Beliau orang yang tulus. Orang tulus yang bernyali gajah," ujarnya.

Teddy juga menilai, mencari sosok seperti Jokowi harus menunggu puluhan tahun lagi.

"Hanya karena 'konsensus elite' dua periode. Coba saja disurvei, pasti rakyat setuju Jokowi tiga periode," pungkas Teddy.

Bahkan ia memiliki angan-angan, upaya pengaderan di tubuh DPC PDIP Salatiga sejalan dengan Jokowi. Pasalnya, sosok Jokowi bukan dari internal partai PDIP saat moncer.

"Jokowi bukan orang internal. Ahok juga bukan orang internal, tapi yang jelas mempunyai platfom politik yang sama," tandasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya