Berita

Teror pinjaman online yang dibagikan Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim/Net

Politik

Urat Takut Sudah Putus, Pinjol Ternyata Sering Meneror Wakil Gubernur

SELASA, 19 OKTOBER 2021 | 10:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keberadaan pinjaman online (Pinjol) ternyata tidak hanya meresahkan masyarakat kecil melainkan juga pejabat sekelas wakil gubernur.

Hal tersebut dirasakan Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Chusnunia Chalim atau Nunik yang sering diteror dan dicatut oleh perusahaan Pinjol ilegal untuk membayar utang orang tak dikenal.

Nunik bahkan sempat membagikan tangkapan layar pesan pinjol kepada nomor pribadinya ke media sosial. Dalam pesan tersebut, Nunik diminta untuk membayar utang pinjol yang tak pernah ia lakukan.


Menerima pesan teror, Nunik langsung membalas ke nomor yang tak dikenal tersebut dengan mengancam balik okum itu ke pihak berwajib atau penegak hukum karena sudah mencemarkan nama baik dirinya.

"Jangan hubungi saya lagi atau saya laporkan polisi," tegas Nunik diberitakan Kantor Berita RMOLLampung, Senin (18/10).

Ia menceritakan, teror tersebut terjadi pada Minggu (17/10) kepada nomor pribadinya. Ia pun meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak tinggal diam.

"Kalau mau berbisnis keuangan tentu harus ikut aturan, OJK tidak menolerir yang begini. Bukan begitu, OJK?" jelasnya.

Menyikapi hal tersebut, Kepala OJK Provinsi Lampung, Bambang Hermanto memastikan pinjol legal atau Fintech Peer to Peer Lending di Lampung hanya ada satu, yakni PT Lampung Berkah Finansial Teknologi atau Lahan Sikam.

"Di Lampung ada 1 pinjol atau Fintech Peer to Peer Lending yang sudah berizin yakni Lahan Sikam," tutupnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya