Berita

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen/RMOLJateng

Nusantara

Hanya Raih Peringkat 6 di PON XX Papua, Wagub Jateng Minta Maaf

SENIN, 18 OKTOBER 2021 | 04:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kontingen Jawa Tengah menduduki peringkat 6 dalam raihan medali di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Atas hasil tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta semua pihak jangan berkecil hati. Menurutnya, hasil tersebut merupakan pengalaman bagi Jawa Tengah supaya dapat menjadi lebih baik lagi.

Dia juga meminta maaf kepada masyarakat Jawa Tengah atas raihan medali Kontingen Jateng. Dia meminta adanya evaluasi untuk ajang berikutnya.


"Saya meminta maaf sedalam-dalamnya atas belum suksesnya Jawa Tengah dalam PON XX Papua kali ini. Akan kami evaluasi dan perbaiki, semoga PON XXI kita bisa lebih baik dan juara, insyaAllah," kata Taj Yasin usai menghadiri penutupan PON XX Papua 2021 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Jumat malam (15/10).

Taj Yasin menambahkan, selama mengikuti PON, dia melihat beberapa atlet yang mengalami cedera atau kelelahan dalam pertandingan. Menurutnya, hal ini terjadi lantaran atlet yang maju mengikuti beberapa nomor sekaligus sehingga energinya terkuras.

"Kemarin pas final beregu bulutangkis, atlet Indah kelelahan dan nyaris pingsan. Kemudian atlet karate kita, Putri, juga terpaksa kalah karena mengalami cedera pada pertandingan sebelumnya. Ini memang perlu kita evaluasi bersama," tambahnya.

Jawa Tengah meraih total 130 keping medali dalam ajang PON XX Papua 2021. Terdiri dari 24 Emas, 45 Perak, dan 61 Perunggu.

Posisi pertama diduduki oleh Jawa Barat dengan total raihan medali sebanyak 324 keping. Jawa Timur di posisi kedua dengan total 268 medali, disusul DKI Jakarta pada posisi ketiga dengan total raihan 279 medali.

Di posisi keempat Provinsi Papua dengan total raihan 94 medali. Kemudian pada posisi kelima diduduki oleh Bali dengan total raihan medali sebanyak 94 keping.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya