Berita

Pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi di kota Okuma, prefektur Fukushima, timur laut Jepang/Net

Dunia

PM Jepang yang Baru Tegaskan, Pelepasan Air Limbah Fukushima Tidak Dapat Ditunda

MINGGU, 17 OKTOBER 2021 | 21:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri baru Jepang Fumio Kishida mengatakan rencana pembuangan air limbah massal yang disimpan di pembangkit nuklir Fukushima yang hancur akibat tsunami tidak dapat ditunda, meskipun ada kekhawatiran dari penduduk setempat.

Hal ini ia pastikan saat berbicara di sela kunjungan pertamanya ke fasilitas tersebut sejak menjabat. Dia menegaskan bahwa pemerintahnya akan bekerja untuk meyakinkan penduduk di sekitar pabrik tentang keamanan teknis proyek pembuangan air limbah.

Pabrik Fukushima Daiichi diketahui mengalami tiga kali kehancuran pada tahun 2011 setelah gempa bumi besar dan tsunami.


Tur singkat Kishida ini dilakukan bersama pihak operatornya, Tokyo Electric Power Company Holdings (TEPCO) dan berfokus pada pembahasan soal penghentian pembangkit yang sedang berlangsung serta sejumlah besar air yang diolah tetapi masih mengandung radioaktif yang tersimpan di sana.

"Saya sangat yakin bahwa masalah air adalah masalah penting yang tidak boleh ditunda," kata Kishida, seperti dimuat Channel News Asia.



Pemerintah dan TEPCO mengumumkan rencana pada bulan April untuk mulai melepaskan air ke Samudra Pasifik pada musim semi 2023 selama rentang beberapa dekade.

Rencana tersebut telah ditentang keras oleh para nelayan, penduduk, dan tetangga Jepang, termasuk termasuk China dan Korea Selatan.

Air pendingin yang terkontaminasi terus bocor dari reaktor yang rusak sejak bencana. Air telah dipompa dari ruang bawah tanah dan disimpan di sekitar 1.000 tangki yang menurut operator akan mencapai kapasitasnya akhir tahun depan.

Pejabat Jepang mengatakan banyak yang mengatakan sebelumnya bahwa pembuangan air sangat diperlukan untuk pembersihan pabrik, dan pelepasannya ke laut adalah pilihan yang paling realistis.

Kishida mengatakan pemerintah akan melakukan yang terbaik untuk mengatasi kekhawatiran pembuangan air akan merugikan perikanan lokal dan industri lainnya.

“Kami akan memberikan penjelasan tentang keamanan (pembuangan) dari sudut pandang ilmiah dan transparansi untuk menghilangkan berbagai kekhawatiran,” kata Kishida.

Jepang juga telah meminta bantuan dari Badan Energi Atom Internasional untuk memastikan pembuangan tersebut memenuhi standar keamanan global.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Peristiwa Anak Bunuh Diri di NTT Coreng Citra Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:38

SPPG Purwosari Bantah Kematian Siswi SMAN 2 Kudus Akibat MBG

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:20

Perdagangan Lesu, IPC TPK Palembang Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:59

Masalah Haji yang Tak Kunjung Usai

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:42

Kilang Balongan Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jawa Barat

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:21

Kemenhub: KPLP Garda Terdepan Ketertiban Perairan Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:59

BMM dan Masjid Istiqlal Luncurkan Program Wakaf Al-Qur’an Isyarat

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:40

Siswa SD Bunuh Diri Akibat Pemerintah Gagal Jamin Keadilan Sosial

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:13

Menguak Selisih Kerugian Negara di Kasus Tata Kelola BBM

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:59

Rencana Latihan AL Iran, China dan Rusia Banjir Dukungan Warganet RI

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:40

Selengkapnya