Berita

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie/Net

Politik

Menerawang Keputusan Jokowi untuk Jadwal Pemilu, Jerry Massie: Jika Dia Petugas Partai Maka Ikut PDIP

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 | 22:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keputusan pemerintah terhadap penentuan hari H pelaksanaan Pemilu Serentak 2024, diprediksi Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie akan berubah, sesuai kehendak Presiden Joko Widodo.

Jerry memandang, Jokowi bukan tanpa alasan mengubah usulan pemerintah yang mulanya disampaikan Menteri Dalam Negeri, M. Tito Karnavian harus dilaksanakan 15 Mei 2024.

Dia menduga, Perubahan sikap Jokowi erat kaitannya dengan sikap PDIP terhadap sosok potensial yang akan dimajukan dalam Pilpres 2024 mendatang.


""Iya bisa saja masalah tarik ulur penetapan tanggal Pemilu Serentak 2024 terkait capres," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis malam (14/10).

Dari gelagat Jokowi, Jerry mellihat ada suat keinginan agar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dimajukan menjadi Capres 2024. Hanya saja, karena dia menerawang legacy kekuasan Jokowi akan pupus jika ada calon lain yang dimajukan.

"Feeling saya Jokowi bakal mendukung Ganjar dengan berbagai aspek," tuturnya.

Meski begitu, Jerry masih menyadari bahwa Jokowi hingga hari ini masih petugas partai dari PDIP. Sehingga bukan tidak mungkin jadwal Pemilu akan mengikuti kemauan partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri, yaitu seirama dengan usulan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ingin menetapkan ha H Pemilu pada 21 Februari 2024.

"Bisa saja Jokowi memerintahkan Mendagri agar ikut tanggalnya PDIP bukannya bulan Mei. Jika beliau menganut sistem 'Petugas Partai' maka pemerintah akan sejalan dengan PDIP," pungkasnya.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya