Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, saat meninjau sirkuit Madalika/Ist

Politik

Potensi Ekonomi Mencapai Rp 500 Miliar per Tahun, Airlangga Cek Kesiapan Sarana Prasarana WSBK di Mandalika

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 | 20:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ajang olahraga bergengsi dunia, World Super Bike (WSBK), untuk pertama kalinya akan digelar di Indonesia, tepatnya di sirkuit yang dibangun pemerintah di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok, Musa Tenggara Barat (NTB).

Kesiapan sarana dan prasarana dari WSBK 2021 ini ditinjau langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada Kamis (14/10).

Salah sarana pendukung yang dipastikan Airlangga yakni kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung di Bandara Internasional Lombok yang merupakan bagian dari Proyek Startegis Nasional (PSN).


Yang  dibangun dalam proyek tersebut adalah fasilitas Terminal dan Landside, perluasan terminal dan fasilitas penunjangnya, renovasi terminal eksisting, pengembangan fasilitas kargo, dan pembangunan Waving Galler dan perluasan parkir penumpang serta fasilitas Airside yang terdiri atas perpanjangan runway dan pengembangan fasilitas sisi udara (apron dan RET).

"Semoga semua proses renovasi tersebut dapat selesai sebelum penyelenggaraan World Superbike 2021 di Mandalika. Sebab, bandara merupakan salah satu pintu masuk utama bagi semua pihak yang terlibat, termasuk para penonton event megah tersebut," ujar Airlangga dalam keterangan tertulis yang dilansir laman Kemenko Perekonomian, Kamis (14/10).

Bandara internasional di Mandalika ini, lanjut Airlangga, bisa menampung kapasitas 7 juta penumpang per tahun. Akses dari Bandara menuju KEK Mandalika juga akan semakin cepat dan nyaman, hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit dengan kesiapan Bypass BIL-Mandalika sepanjang 17,3 kilometer.

Kini, kata Airlangga pembangunan fisik ByPass BIL-Mandalika sudah mencapai 97 persen dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Selain bypass BIL-Mandalika, yang sudah hampir selesai dibangun adalah jalan Provinsi Kuta-Kruak juga berencana ditingkatkan kapasitasnya.

Khusus Sirkuit Mandalika sendiri, Airlangga menyebutkan panjangnya menccapai 4,3 km dengan 17 tikungan, ditambah dengan pemandangan alam perbukitan dan panorama laut biru yang spektakuler.

Menurutnya, pembangunan sirkuit tersebut menggunakan teknologi aspal terbaru yakni Stone Mastic Asphalt (SMA), sehingga menjadikannya sebagai salah satu sirkuit yang bisa menawarkan kecepatan 330 KM per jam dengan tetap memiliki tingkat keamanan tinggi bagi pembalap.

Mantan Menteri Perindustrian ini memastikan, sirkuit Mandalika telah siap 100 persen, dan saat ini Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) tengah fokus menyelesaikan pembangunan fasilitas pendukung sirkuit.

"Antara lain Pit Building, Paddock, medical facility dan Race Control Building. Pembangunan fasilitas pendukung tersebut ditargetkan akan rampung pada akhir Oktober 2021," tuturnya.

Selain bandara, kata Airlangga, disiapkan pula Pelabuhan Lembar untuk menjadi pintu akses masuk orang dan barang dari Jawa dan Bali. Pelabuhan Gili Mas disiapkan untuk mendukung aksesibilitas penumpang dari laut baik dengan cruise atau kapal pribadi dan dapat menampung akses kapal besar.

"PT Pelindo 3 telah sepakat untuk menggabungkan pelabuhan Lembar dan Gili
Mas menjadi satu kepabeanan KEK Mandalika," katanya.

Maka dari itu, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional ini berahrap gelaran ini mendatangkan semakin banyak wisatawan lokal dan
internasional, serta menarik devisa untuk negara.

"Di saat yang bersamaan juga menggeliatkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat Lombok, karena potensi ekonomi (multiplier effect) diperkirakan mencapai Rp 500 miliar per tahun (event balap)," demikian Airlangga.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya