Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Hanya Butuh Satu Partai Penuhi PT 20 Persen, Golkar Optimis Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 | 20:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Golkar mantalkan pilihan untuk mengusung Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menjadi calon presiden pada Pilpres 2024.

Walaupun, kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, untuk mengusung Airlangga masih perlu membangun koalisi dengan partai politik lain untuk memenuhi syarat ambang batas pencalonan atau presidential threshold.

Partai Golkar pada Pemilu 2019 hanya memperoleh 12,31 persen. Sedangkan, presidential threshold dipatok 20 persen.


"Partai Golkar sendiri hanya butuh satu partai untuk bisa mencalonkan Pak Airlangga," kata Ace di Media Center DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/10).

Meski optimis mengusung Airlangga, kata Ace, Partai Golkar mengakui bahwa ke depan masih ada tugas utama, yakni meningkatkan popularitas Airlangga.

"Memang harus kita akui dalam berbagai survei, nama Pak Airlangga ketika oleh para kader partai disosialisasikan sudah menunjukkan mulai dikenal oleh publik dan kami sangat optimis bahwa dalam 3 tahun ke depan, apalagi kalau misalnya konfigurasinya semakin mengerucut kepada maksimal tiga pasangan, tentu kami sangat optimistik, apalagi dalam Pilpres 2024 nanti tidak ada incumbent," jelasnya.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini mengatakan, soal koalisi nantinya, termasuk dengan siapa Airlangga akan dipasangkan, akan ditentukan oleh dinamika politik ke depan.

"Nanti capresnya dengan siapa, ya tergantung dari proses dinamika dari komunikasi komunikasi politik yang dilakukan dengan partai-partai yang lain," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya