Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/Net

Politik

Puan Maharani Imbau Semua Pihak Jangan Berpuas Diri Meski Kasus Covid-19 Melandai

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 | 15:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) mengimbau semua pihak untuk tidak cepat berpuas diri hingga bereuforia dengan laju penularan Covid-19 yang semakin melandai.

Meskipun, positivity rate nasional sudah di bawah 5 persen atau sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, lonjakan penularan masih mungkin terjadi.

Demikian disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani dalam keterangannya di Jakarta, Kamis siang (14/10).
 

 
“Meski positivity rate sudah di bawah standar, bahkan belakangan ini sudah di bawah 1 persen, tapi selama masih ada kasus baru per harinya, Covid-19 masih bisa mungkin melonjak kalau kita lengah,” kata Puan.

Tren laporan kasus positif Indonesia sempat mengalami penurunan hingga, 620 kasus pada Senin (11/10), namun jumlahnya meningkat nyaris dua kali lipat pada Rabu (13/10) yakni sebanyak 1.233 kasus.

“Meski dalam jumlah kecil, selama penularan masih bisa berlipat ganda, potensi lonjakan dalam jumlah besar masih tetap ada. Jadi kita harus terus waspadai. Jangan cepat berpuas diri,” kata Puan.

Atas dasar itu, Puan meminta pengawasan terhadap penerapan PPKM di sejumlah daerah terus diperketat, sesuai dengan aturan masing-masing level.

“Aturan masuk mal, transportasi publik, tempat wisata dan sebagainya, tidak boleh kendor sedikit pun,” tegasnya.

Mantan Menko PMK ini juga kembali mengingatkan potensi mobilitas orang yang tinggi saat masa libur akhir tahun, yang bisa memicu lonjakan kasus. Terlebih sejumlah daerah tujuan wisata sudah dibuka bagi wisatawan mancanegara.

“Intinya mobilitas masyarakat maupun orang asing harus menaati aturan dan  prosedur yang berlaku, jika tidak ingin kasus kembali melonjak saat libur Lebaran lalu,” kata Puan.

Lebih lanjut Puan mengingatkan, seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat semakin gencar menerapkan 3 pilar pengendalian Covid-19 yakni: penerapan protokol kesehatan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun); percepatan vaksinasi; serta penguatan testing, tracing, treatment (3T) di lapangan.

“Mari bersama-sama mendisiplinkan diri kita untuk taat prokes dan ikut serta mengajak orang di sekitar kita untuk vaksinasi,” ujarnya.

Ditambahkan, jika Covid-19 bisa semakin terkendali berkat kerja keras dan gotong royong seluruh elemen bangsa, maka Indonesia bisa cepat pulih dari pandemi, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat bisa kembali normal.

“Jika kita disiplin, tahun depan bisa jadi momentum kebangkitan bangsa Indonesia dari hantaman Covid-19,” demikian Puan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya