Berita

Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal saat kunker bersama OJK Jabar ke Kabupaten Bandung/RMOL

Politik

Ingatkan Masyarakat, Kang Cucun: Jangan Tergoda Rayuan Pinjol Ilegal dan Bank Emok

RABU, 13 OKTOBER 2021 | 19:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyarakat harus tetap cerdas dan cermat dalam mencari solusi masalah ekonomi di tengah dampal pandemi virus corona baru (Covid-19). Utamanya, jangan sampai terjebak pada rayuan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Begitu pesan Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal saat melakukan kunjungan kerja bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Kampung Sutam Desa Sumbersari Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/10).

"Jangan sampai masyarakat tergiur dengan adanya penawaran pinjaman online atau mendapatkan keuntungan investasi yang cukup besar," kata Kang Cucun, sapaan akribnya.


Selain pinjol yang belakangan ramai dibahas publik, Kang Cucun juga mengingatkan, utamanya pada kalangan ibu-ibu yang banyak menjadi korban rentenir bermodus perbankan atau dikenal dengan Bank Emok.

"Ada istilah di kalangan ibu-ibu itu bank emok (praktik rentenir dengan cara bank). Itu praktik ilegal," katanya.

Kang Cucun juga menyampaikan kepada Direktur OJK Jawa Barat Riza Aulia Ibrahim, supaya ada langkah cepat dari OJK dalam mengawasi dan membasmi sebaran pinjol ilegal ataupun Bank Emok di wilayah Bandung.

"Harapan kami OJK harus turun menertibkan praktik ilegal tersebut. Kami berharap ada solusinya di Kabupaten Bandung," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya