Berita

Gubernur Lemhanas, Agus Widjojo/Net

Politik

Saiful Anam: Gubernur Lemhanas Anggap Presiden Seperti Tong Sampah, Layak Dipecat

RABU, 13 OKTOBER 2021 | 08:21 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan Gubernur Lemhanas, Agus Widjojo, menjadi perbincangan publik karena seakan-akan menganggap Presiden seperti tong sampah atas segala persoalan yang ada.

Begitu disampaikan oleh Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia, Saiful Anam, menanggapi pernyataan Agus Widjojo yang menyebut rakyat punyanya Presiden dan narasi 'TNI bersama rakyat' adalah hal yang keliru.

"Saya kira pernyataan Gubernur Lemhanas ini bisa menimbulkan spekulasi publik, seolah membenturkan antara TNI dengan Presiden," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (13/10).


Lanjut Saiful, pernyataan Agus tersebut seolah-olah menganggap semua persoalan berujung dan berpangkal di presiden.

"Tentu hal tersebut benar ya, hanya saja tidak layak disampaikan oleh Gubernur Lemhanas, sehingga seolah-olah Presiden selama ini tidak mampu berbuat apa-apa," ucapnya.

Padahal, kata Saiful, presiden sendiri nyata-nyata telah membuktikan bahwa TNI dekat dengan rakyat. Salah satunya terlihat melalui program vaksinasi.

"Untuk itu tidak layak bagi Agus (berkata) seolah Presiden belum bekerja optimal dengan semua persoalan dan keadaan yang selama ini ada," terang Saiful.

Dengan demikian, Agus Widjojo dianggap sangat layak untuk dipecat. Baik oleh Panglima TNI maupun Presiden Joko Widodo. Karena ia sudah tidak selaras dengan visi dan misi Jokowi sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.

"Ini kan seperti ingin menyampaikan, bahwa Presiden seperti tong sampah atas segala persoalan yang ada, dan itu tidak layak disampaikan oleh yang bersangkutan sebagai Gubernur Lemhanas," pungkas Saiful.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya