Berita

Kuasa hukum Moeldoko, Otto Hasibuan usai membuat laporan polisi di Bareskrim Polri/Ist

Hukum

Otto Hasibuan Beberkan Pemeriksaan Moeldoko di Bareskrim Polri

RABU, 13 OKTOBER 2021 | 00:02 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Bareskrim Polri memanggil Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai saksi pelapor terkait laporannya kepada dua peneliti ICW yang menuding dirinya bermain dalam promosi Ivermectin obat terapi pasien Covid-19 dan bermain dalam impor beras.

Kuasa hukum Moeldoko, Otto Hasibuan menyampaikan bahwa kliennya akan memberikan keterangan terkait kronologi dugaan tindak pidana sebagaimana yang dilaporkan.

"Fokusnya itu untuk membuktikan bahwa betul-betul ada peristiwa tindak pidana dugaan pencemaran nama baik dan fitnah," kata Otto di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (12/10).


Dikatakan Otto dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah ini akan dijelaskan dan dibuktikan oleh Moeldoko dalam pemeriksaan perdana sebagai saksi pelapor.

"Pertama tuduhan yang disampaikan kepada pak Moeldoko telah melakukan perburuan rente artinya mencari untung itu tidak benar. Kemudian ada jug tuduhan kepada pak Moeldoko tentang melakukan ekspor beras itu juga tidak benar dan kita jelaskan dan buktikan di sana," beber Otto.

Dalam rangka inilah, dikatakan Otto, Moeldoko menghadiri pemeriksaan. Adapun pemeriksaan hanya memakan waktu selama satu jam.

"Jadi sebagai warga negara yang baik pak Moeldoko datang, tak ada istimewa lah, tidak ada previlege untuk itu," tandas Otto.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya