Berita

Gambar tol yang diklaim terkeren di Indonesia ini telah diunggah Tjahjo Kumolo ternyata hoaks/Repro

Politik

Unggah Gambar Tol "Terkeren" Hoax, Akun Twitter Tjahjo Kumolo Dibanjiri Kritik

MINGGU, 10 OKTOBER 2021 | 22:10 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Akun media sosial milik Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokras (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo dibanjiri kritik oleh netizen.

Sebabnya, Tjahjo Kumolo mencuitkan kalimat permintaan maaf karena mengunggah sebuah gambar yang disebutkan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) ternyata hoaks.

Postingan itu dicuitkan pada Sabtu (9/10).


Ia menuliskan bahwa tol tersebut adalh yang terkeren di Indonesia. Politisi PDIP itu kemudian mengutarakan permintaan maaf karena telah mengunggah gambar yang salah.

"Mohon maaf postingan jalan Tol di Jabar ternyata salah bukan di Jabar ( saya dapat informasi salah ) trims perhatiannya- Tjahjokumolo," demikian cuitan Tjahjo Minggu petang (10/10).

Unggahan Tjahjo pun direspons kritikan oleh para netizen, @Arriyd misalnya yang menyayangkan sikap Tjahjo yang menelan mentah informasi sehingga mencuitkan informasi bohong.

Akun bernama @Sayids juga melontarkan kritik bahwa soerang menteri seharusnya menjadi panutan dengan tidak menyebarkan informasi yang belum tahu asalnya.

"Sudah cukup bangsa dan negara ini hidup dalam hoax, jangan ditambah pejabat negara yang dibayar oleh rakyat ikut sebarkan hoax," demikian cuitan @Sayids.

Netizen lain juga melontarkan kritik, bernama @RatulangiSamy. Ia meminta Tjahjo untuk memerintahkan para BuzzeRp untuk segera meminta maaf.

"Beri tahu juga dong buzzerrp bapak suruh minta maaf sebagai adab orang salah jangan cuma bisa ngegas tidak injak rem," pungkas @RatulangiSamy.

Hingga berita ini di publikasi, setidaknya ada 207 netizen yang menuitkan kembali perminataan maaf Tjahjo. Selain itu ada 356 yang menyampaikan respons cuitan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya