Berita

Politisi PDIP dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo/Net

Politik

Ganjar Pranowo Paling Diuntungkan Jika Elektabilitas Prabowo Menurun dan Puan Tidak Bergerak

MINGGU, 10 OKTOBER 2021 | 16:41 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Tren menurunnya elektabilitas Prabowo Subianto dan staganasi keterpilihan publik pada sosok Puan diprediksi akan menguntungkan Ganjar Pranowo.

Demikian analisa Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu sore (10/10).

Menurut Iwel, rencana PDIP yang akan berkoalisi dengan Gerindra di kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024 akan ditinjau ulang apabila elektabilitas dua sosok yang akan dipasangkan tidak bisa terdongkrak elektabilitasnya.


"Wacana PDI Perjuangan berkoalisi dengan Gerindra mengusung pasangan Prabowo-Puan akan dikaji ulang secara matang," demikian kata Iwel.

Dalam kondisi itulah, prediksi Iwel, sosok Ganjar akan mendapatkan keuntungan dan bisa jadi alternatif calon yang diusung PDIP.

"Jika nanti tren elektabilitas Prabowo turun dan elektabilitas Puan tidak bergerak naik maka yang paling diuntungkan adalah Ganjar Pranowo.

Temuan survei terbaru Saiful Mujani Reserach & Consulting (SMRC), elektabilitas Prabowo sedikit menurun ketimbang Mei 2021 yang tercatat 34,1 persen dan pada September 2021 menjadi 30,8 persen.

Berbeda dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang tengah positif. Pada periode Mei 2021 tercatat elektabilitas 25,5 persen dan naik ke 29,3 persen pada September 2021.

Sedangkan Puan, meski sudah massif memasang baliho di berbagai daerah, hasil elektabilitasnya hanya 1,4 persen.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya