Berita

Sahabat Ganjar saat bagikan paket sembako ke warga Serang/RMOL

Politik

Bantu Ekonomi Rakyat, Sahabat Ganjar Grebek Pasar Bagi Sembako

MINGGU, 10 OKTOBER 2021 | 14:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Giat grebek pedagang pasar tradisional dan buruh pabrik dilakukan Sahabat Ganjar di Serang, Banten, Minggu (10/10).

Grebek pedagang pasar dan buruh ini dilakukan untuk membantu perekonomian masyarakat dan para pekerja yang dirumahkan akibat pandemi virus corona abru (Covid-19).

“Sahabat Ganjar sangat memahami kondisi warga dengan kemampuan ekonomi lemah. Karena itu kami turun langsung dari pasar ke pasar, menyapa dan memberi semangat dengan bantuan sembako bagi mereka,” kata Ketua DPC Sahabat Ganjar Serang, Asrul.


Giat kali ini menyasar kawasan Serang dan Cilegon di pasar tradisional Kota Serang, yaitu Pasar Petir dan Pasar Baros, dan Pasar Rau.

Sedangkan untuk menyasar kaum buruh, Sahabat Ganjar bergerak ke arah Cilegon dengan menyasar para buruh di Kawasan Industri di Cilegon.

Antusias masyarakat terlihat saat Sahabat Ganjar membagikan 200 paket sembako di Pasar Baros dan 300 paket di kawasan pabrik.

Sementara itu, Humas DPP Sahabat Ganjar, Indah Cahya mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukanlah kali pertama dilakukan oleh Sahabat Ganjar.

“Kamis sebagai relawan pendukung Ganjar tidak hanya sekedar melakukan deklarasi semata, melainkan turut menunjukkan program-program Bapak Ganjar yang selama ini sudah diterapkan terkait ekonomi kerakyatan,“ ungkap Indah.

Sahabat Ganjar untuk pertama kalinya telah melakukan deklarasi di Yogyakarta pada tanggal 20 Juni 2021 lalu. Hingga saat ini, Relawan Sahabat Ganjar telah memiliki struktur resmi pengurus di seluruh Indonesia yaitu di 34 provinsi dan 51 kota.

Mereka juga sudah merambah luar negeri hingga 17 negara, di antaranya Hongkong, Macau, Jepang, Taiwan, Inggris, Singapura, Italia, Belanda, Malaysia, Arab Saudi, dan lain-lain.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya