Berita

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal/Net

Politik

Partai Said Iqbal Masuk Catatan Sejarah Jika Berhasil Lolos Senayan

MINGGU, 10 OKTOBER 2021 | 14:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Buruh yang dipimpin Said Iqbal berpotensi mencatat sejarah baru jika berhasil lolos parlementary threshold pada Pemilu 2024  mendatang. Sejarah yang dimaksud adalah hadirnya partai dari kelompok buruh di parlemen Indonesia.

Analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun memberi apresiasi pada siapapun yang mampu memperjuangkan kepentingan rakyat melalui instrumen demokrasi, seperti mendirikan partai politik sebagaimana yang dilakukan Said Iqbal.

“Apalagi aspirasi buruh selama ini sering diabaikan partai politik yang saat ini ada di DPR," ujar Ubedilah Badrun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu siang (10/10).


Akan tetapi, jika bicara peluang perolehan kursi dengan target 20 kursi di DPR RI pada 2024 nanti dianggap sebagai perkara yang tidak mudah bagi partai baru.

"Selain karena masih belum kaya pengalaman, masa buruh juga sudah banyak yang terafiliasi ke banyak partai politik," kata Ubedilah.

Apalagi, partai politik yang ada saat ini juga memiliki bidang bahkan sayap partai yang fokus pada buruh dan juga memiliki masa dari kalangan buruh.

"Jadi partai buruh dapet 3,5 persen sampai 4,5 persen suara saja itu sudah luar biasa, itupun syaratnya jika buruh tidak terpecah belah dan mampu menjadi partai modern yang efektif. Ini PR untuk partai buruh," jelas Ubedilah.

Dalam catatan sejarah partai buruh di Indonesia, selalu gagal dalam mengikuti politik elektoral sejak pemilu 1955 sampai era reformasi, sehingga akhirnya partai buruh tersingkir dalam kontestasi politik elektoral bahkan bubar.

"Jadi jika partai buruh pimpinan Said Iqbal berhasil lolos parliamentary threshold dan karenanya mendapat kursi di DPR RI, maka itu sejarah baru yang patut dicatat dalam sejarah politik di Indonesia," pungkas Ubedilah.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya