Presiden Joko Widodo dan miniatur kereta cepat/Net
Presiden Joko Widodo dan miniatur kereta cepat/Net
Bekas Wakil Ketua DPR RI dari fraksi PKS, Fahri Hamzah, ialah sosok yang menganggap demikian, setelah mendengar keputusan Jokowi memakai APBN sebagai sumber pendanaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) 93/2021 Perubahan atas Perpres 107/2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung.
Menurut Fahri, beleid terbaru yang ditandatangani Jokowi pada 6 Oktober 2021 tersebut cukup jelas memperlihatkan kewenangan eksekutif yang semakin kuat dalam hal pengelolaan APBN. Padahal dalam hal budgetting, disinggung Fahri, ada kewenangan DPR RI sehingga pemerintah tidak sewenang-wenang mengubah alokasi pendanaan di dalam APBN.
Populer
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
UPDATE
Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:06
Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:47
Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:25
Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:01
Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:56
Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:40
Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:26
Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:18
Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:54
Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:31