Presiden Joko Widodo dan miniatur kereta cepat/Net
Presiden Joko Widodo dan miniatur kereta cepat/Net
Bekas Wakil Ketua DPR RI dari fraksi PKS, Fahri Hamzah, ialah sosok yang menganggap demikian, setelah mendengar keputusan Jokowi memakai APBN sebagai sumber pendanaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) 93/2021 Perubahan atas Perpres 107/2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung.
Menurut Fahri, beleid terbaru yang ditandatangani Jokowi pada 6 Oktober 2021 tersebut cukup jelas memperlihatkan kewenangan eksekutif yang semakin kuat dalam hal pengelolaan APBN. Padahal dalam hal budgetting, disinggung Fahri, ada kewenangan DPR RI sehingga pemerintah tidak sewenang-wenang mengubah alokasi pendanaan di dalam APBN.
Populer
Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24
Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00
Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02
Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58
Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58
Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35
Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42
UPDATE
Senin, 27 Juli 2026 | 10:23
Senin, 27 Juli 2026 | 10:23
Senin, 27 Juli 2026 | 10:13
Senin, 27 Juli 2026 | 10:04
Senin, 27 Juli 2026 | 09:57
Senin, 27 Juli 2026 | 09:51
Senin, 27 Juli 2026 | 09:47
Senin, 27 Juli 2026 | 09:37
Senin, 27 Juli 2026 | 09:34
Senin, 27 Juli 2026 | 09:25