Presiden Joko Widodo dan miniatur kereta cepat/Net
Presiden Joko Widodo dan miniatur kereta cepat/Net
Bekas Wakil Ketua DPR RI dari fraksi PKS, Fahri Hamzah, ialah sosok yang menganggap demikian, setelah mendengar keputusan Jokowi memakai APBN sebagai sumber pendanaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) 93/2021 Perubahan atas Perpres 107/2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung.
Menurut Fahri, beleid terbaru yang ditandatangani Jokowi pada 6 Oktober 2021 tersebut cukup jelas memperlihatkan kewenangan eksekutif yang semakin kuat dalam hal pengelolaan APBN. Padahal dalam hal budgetting, disinggung Fahri, ada kewenangan DPR RI sehingga pemerintah tidak sewenang-wenang mengubah alokasi pendanaan di dalam APBN.
Populer
Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00
Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18
Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19
Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00
Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10
UPDATE
Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29
Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17
Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04
Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03
Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47
Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25
Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06
Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59
Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32
Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19