Berita

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN), Bima Arya/Net

Politik

PAN Belum Pasti Usung Ridwan Kamil, Ada Anies dan Khofifah yang Masuk Radar 2024

SABTU, 09 OKTOBER 2021 | 14:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peluang Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk diusung Partai Amanat Nasional (PAN) di Pilpres 2024 masih belum pasti.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPP PAN, Bima Arya saat disinggung kedekatan partainya dengan Ridwan Kamil belakangan ini.

Sejauh ini, partai pimpinan Zulkifli Hasan ini masih memantau sejumlah tokoh. Selain RK, ada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; dan Menteri BUMN, Erick Thohir.


"Semuanya saya lihat punya kans yang sama, karena paparan mereka semua empat-empatnya luar biasa dan sangat memukau dengan segala kelebihannya yang berbeda, terlebih masing-masing mempunyai fansnya sendiri," kata Bima Arya diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (9/10).

PAN, kata dia, melihat keempat tokoh tersebut sebagai sosok berprestasi dan berpotensi menjadi pemimpin masa depan.

PAN memang membuka peluang untuk mengusung kandidat di luar kader. Namun, dirinya belum bisa memastikan apakah akan mengusung salah satu sosok tersebut untuk Pilpres mendatang.

"Tetapi apakah kemudian pilihan PAN akan jatuh kepada salah satu dari mereka? Ya itu masih panjang prosesnya, kita ingin melihat dinamikanya dari masing-masing," kata dia.

Di samping itu, kata Bima, PAN juga tak menutup kemungkinan untuk mengusung kader partai sebagai Capres. Terlebih, PAN juga memiliki banyak kader yang dinilai kompeten untuk bertarung dalam kontestasi demokrasi 2024.

"Untuk internal PAN sendiri, kita punya banyak stok tentunya ada Ketua Umum Pak Zulkifli Hasan itu sendiri, ada mas Sutrisno Bachir yang masih terus mengisi juga bursa-bursa kepemimpinan nasional," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya