Berita

Pimpinan Nasional Angkatan Muda Kabah (PN AMK) saat blusukan ke wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat pada Pada Jumat, 8 Oktober/Repro

Politik

PN AMK Soroti Perhatian Negara Terhadap Kaum Manula di Indonesia

SABTU, 09 OKTOBER 2021 | 14:08 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perhatian secara serius diberikan Angkatan Muda Kabah (AMK) kepada kaum manula alias jompo di Indonesia. Pasalnya, underbow PPP ini memandang negara tidak menempatkan kaum manula sebagai prioritas utama yang harus diperhatikan.

"Mereka (manula) merupakan orang tua kita loh. Tanpa mereka, kita tidak ada," kata Ketua Srikandi Pimpinan Nasional AMK, Kartika Yudhisti melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (9/10).

Seperti rakyat pada umumnya, Kartika justru memandang kaum manula memiliki hak hidup yang dijamin oleh negara. Salah satu contoh konkret menurutnya adalah hak mendapat pelayanan kesehatan.


Mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai, menurut Kartika, adalah yang paling dibutuhkan para manula di Indonesia. Namun yang menajdi soal, hak ini sangat sulit didapat oleh para manula dari keluarga yang ekonominya pas-pasan.

Maka dari itu, Kartika bersama sejumlah pengurus PN AMK blusukan ke wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat pada Pada Jumat (8/10).

Berbagai kegiatan dilakukan, yaitu memberikan bantuan sembako dan kursi roda kepada belasan manula, serta melakukan wakaf ratusan kitab suci Al Quran ke beberapa masjid.

Sementara itu, Wakil Sekjen Pimpinan Nasional AMK, Soraya Khairany menyatakan, Islam mengajarkan kepada umatnya untuk mencintai dan memberikan perhatian kepada orang tua. Maka dari itu sudah sepatutnya AMK memberikan perhatian kepada kaum manula.

Maka dari itu, Soraya menyebut kegiatan-kegiatan sosial seperti yang dilakukan AMK bukan yang pertama kali dilakukan jajarannya, melainkan sudah dilakukan beberapa kali di tempat berbeda, di antaranya Tangerang, Bekasi dan Bogor.

"Insya Allah kami akan melakukan juga ke manula-manula di daerah lain, tidak sampai di sini saja," tandas Soraya Khairany.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya