Berita

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dipercaya Presiden Joko Widodo untuk mengomandoi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung/Ist

Politik

Jokowi Tak Percaya Orang Hebat di Negeri Ini, Makanya Lagi-lagi Luhut...

SABTU, 09 OKTOBER 2021 | 12:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketergantungan pemerintahan era Presiden Joko Widodo kepada Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan makin kuat. Hal ini terlihat dengan kepercayaan presiden menyerahkan komando proyek kereta cepat kepada Luhut.

"Makin wajar jika publik menjuluki LBP sebagai menteri segala urusan," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/10).

Baru-baru ini Presiden Jokowi menunjuk luhut sebagai Komite Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung. Penunjukan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) 93/2021 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung.


Sebelumnya, Luhut juga dipercaya Jokowi untuk menurunkan kasus Covid-19 di 8 Provinsi. Tak sampai di situ, Luhut juga ditunjuk menjadi Koordinator PPKM Jawa-Bali, Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan Danau Prioritas Nasional, hingga Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

Melihat banyaknya tugas yang diberikan, Ujang menilai Luhut sudah menjadi orang paling dipercaya Presiden Jokowi dibanding menteri lain di Kabinet Indonesia Maju.

"Mungkin Jokowi tak percaya kepada menteri-menteri lain dan tak percaya juga kepada orang-orang pintar dan hebat di negeri ini, sehingga Luhut lagi, Luhut lagi yang diberi tugas oleh Jokowi. Sudah seperti perdana menteri," tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya